Suara.com - Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh laman traveling dunia, Time Out, kota Chicago yang terletak di negara Amerika Serikat kembali menduduki peringkat teratas sebagai kota terbaik di dunia.
Ini adalah tahun kedua bagi Chicago dinobatkan sebagai kota terbaik di dunia versi Time Out.
Chicago berhasil mengalahkan New York, London, dan Melbourne untuk posisi teratas dalam Indeks Kehidupan Kota versi Time Out.
Survei tersebut menilai kota berdasarkan faktor-faktor seperti makanan, minuman, budaya, keterjangkauan (fasilitas), dan kebahagiaan.
Hasil ini didapatkan berdasarkan survei yang dilakukan pada 15.000 orang dari 32 kota di seluruh dunia.
Chicago berhasil mendapat sambutan positif responden dengan review "makanan luar biasa dan bar yang menyenangkan".
City Life Index menunjukkan bahwa 89 persen penduduk Chicago mengaku merasa bahagia dan 91 persen warganya mengatakan mencintai kota mereka.
Satu-satunya hal mengkhawatirkan dari kota Chicago, menurut Index, adalah keamanan. Hal ini tidak mengherankan mengingat tingginya angka pembunuhan di kota berangin tersebut.
Baca Juga: 10 Makanan yang Bikin Sesi Bercinta Makin Greng
Menurut Forbes, rata-rata ada 12 orang ditembak di Chicago setiap hari. Di sana juga terjadi lebih banyak pembunuhan daripada gabungan New York dan Los Angeles pada tahun 2016.
Pada 2017 saja, 3457 orang ditembak dan 650 terbunuh di kota tersebut.
Sementara itu, kota Porto di Portugal berada di posisi kedua dan dinobatkan sebagai kota yang paling banyak dikunjungi, diikuti oleh New York, dan Melbourne.
Di tempat kelima ada London, dengan 86 persen penduduk setempat mengatakan selalu ada sesuatu yang harus dilakukan pelancong di kota tersebut, mulai dari masuk ke teater, bar, hingga restoran.
"Chicago, Porto, NYC, Melbourne, dan London adalah lima besar kota terbaik tahun ini. Daftar ini menunjukkan betapa berbedanya kota-kota besar yang beragam, beragam dan unik. Kota-kota ini harus berada dalam daftar bucket-list untuk tahun ini, bersama dengan banyak kota lain di peringkat global kami," kata editor Life Time of Life City, James Manning, seperti yang Suara.com lansir dari News.com.au.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan