Suara.com - Ternyata, menjadi seorang vegan tidak hanya akan baik bagi kesehatan, tetapi juga membawa keuntungan bagi planet bumi.
Itu semua tertuang dalam hasil penelitian Agence De L'Environnement Et De La Maitrise De L'Energie. Katanya, mengonsumsi buah dan sayuran sangat baik bagi lingkungan daripada produk hewani.
Pada studi tersebut dikatakan, kebutuhan energi peternakan sangat tinggi dan berkontribusi besar terhadap emisi gas rumah kaca yang menyebabkan kerusakan pada planet.
Selain itu, produksi ternak yang masif juga bertanggung jawab atas hilangnya keanekaragaman hayati karena konversi habitat alami yang dijadikan padang rumput dan tanaman pakan.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Nutrition ini juga menemukan bahwa makanan organik memberikan manfaat tambahan bagi iklim. "Kami ingin memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimana perbedaan pola makan terhadap lingkungan," kata Louise Seconda dalam sebuah acara di Prancis.
Untuk penelitian tersebut, peneliti memperoleh informasi tentang asupan makanan dan konsumsi makanan organik dari 34.000 orang dewasa.
Mereka menggunakan skor penghitungan yang disebut 'provegetarian' untuk menentukan preferensi produk makanan nabati berbasis tumbuhan atau hewan.
Setelah menggabungkan data produksi, konsumsi dan pertanian, hasil menunjukkan bahwa dampak negatif pada lingkungan terkait makanan berkurang bila masyarakat memilih hidup menjadi vegan. "Konsumsi makanan organik menambah manfaat bagi lingkungan," kata Seconda.
Pola makan vegan diantaranya adalah mengkonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, sayuran dan buah-buahan. Seorang vegan juga tidak mengonsumsi produk hewani atau produk turunan hewani seperti telur, daging dan produk susu. [zeenews]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa