Suara.com - Tahun Baru Imlek tentu tak lengkap dirayakan tanpa makanan lezat, dan di Cina, makanan yang disajikan biasanya akan dipilih sesuai dengan nama atau konotasi yang berarti keberuntungan.
Dengan menyantap makanan tersebut diharapkan memiliki nasib baik satu tahun penuh. Meskipun pilihan hidangan bervariasi berdasarkan wilayah, makanan dalam perayaan Tahun Baru Imlek biasanya terdiri dari delapan menu besar, sebuah angka keberuntungan Tionghoa, yang akan diakhiri dengan ikan utuh.
Seperti dilansir dari South China Morning Post, ikan dianggap sebagai simbol keberuntungan, kekayaan dan kelimpahan di Cina, dengan pengucapannya "yu", yang menjadi homonim untuk kata "keuntungan".
Saat menyantapnya pun, ada aturan tersendiri. Untuk mengambil dagingnya, ikan tidak boleh dibalik karena itu melambangkan sebuah perahu yang terbalik.
Jadi biasanya, daging ikan di sisi satunya akan masih tersisa utuh dan tak disentuh, yang memiliki sinyal harapan bahwa tahun yang baru akan menjadi salah satu tahun yang penuh kelimpahan.
Selain ikan, biasanya di meja keluarga Cina juga tersedia mie panjang dan tidak dipotong, yang melambangkan umur yang panjang. Untuk makanan manis, kue beras ketan yang diberi nama nian gao juga akan tersedia.
Nian gao adalah makanan pokok tradisional yang sering ada saat perayaan Tahun Baru Imlek, karena namanya terdengar seperti "tahun yang lebih tinggi" dalam bahasa Mandarin. Kue ini diharapkan bisa menyampaikan harapan akan nilai yang lebih baik, lebih banyak kesempatan dan juga kemakmuran. Selain itu, jeruk juga akan dimakan saat perayaan, karena ditampilkan sebagai simbol keberuntungan.
Simbolisme makanan seperti ini, tidak hanya dilakukan saat Imlek saja, tapi juga termasuk pertimbangan sehari-hari. Beberapa orang juga percaya tidak bijaksana untuk makan bubur, seperti bubur yang dibuat dari beras pada pagi hari di tahun baru, karena ini menandakan kemiskinan.
Beberapa juga menghindari daging pada waktu yang sama karena mereka percaya bahwa menebus hewan mati akan menjadi kesialan. Sebagai gantinya mereka harus memakan kacang putih fluffy.
Baca Juga: 17 Malaikat dan Penembakan Massal 'Valentine Berdarah'
Pada tengah malam Tahun Baru Imlek, kue-kue gurih akan dimakan di Cina utara. Bentuknya menyerupai ingot Cina kuno dan memakannya dipercaya akan meningkatkan kemungkinan menjadi kaya di tahun yang baru.
Sedangkan di Cina Selatan, hidangan tengah malam tradisional mereka adalah bola nasi ketan dengan sajian manis. Makna dari bulat dan lengket melambangkan keluarga yang menyatu kembali dan saling menempel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis