Suara.com - Spesialis Gizi, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK menyebut, satu hingga dua tahun belakangan, kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup dan pola makan sehat semakin meningkat.
"Saat ini, banyak pasien yang datang ke poli menanyakan bagaimana supaya mereka lebih sehat, makanan sehat. Apalagi penyakit degenaratif, semakin tidak bisa dikendalikan, tidak terasa, lambat laun jadi kronik," ungkap dia dalam peluncuran Bango Light, di Jakarta, Kamis (8/3/2018).
Melihat hal ini, lanjut dr. Diana, dirinya selalu menyarankan mengenai langkah pertama yang harus dilakukan, saat ingin menerapkan gaya hidup yang sehat, yakni dengan memperhatikan pilihan bahan makanan dan kandungannya tanpa harus mengorbankan kelezatan hidangan yang kita olah.
Dia memberi contoh, misalnya ialah mengganti nasi putih dengan nasi merah, roti putih dengan roti gandum hingga gula dengan ekstrak daun stevia. Dengan catatan, semua dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.
Selain itu, untuk mendapatkan pola makan yang sehat, lanjut dia, adalah dengan memperhatikan, porsi, jadwal, dan cara mengolah makanan yang tepat. Seperti mengganti cara mengolah masakan yang digoreng dengan yang direbus atau dibakar.
"Kalau semua makanan sudah diperhatikan secara detil, apalagi yang harus dilakukan agar gaya hidup sehat? Yang paling penting adalah aktivitas fisik. Pola makan yang sudah bagus, akan sia-sia kalau tidak mau bergera, jadi perbanyaklah aktivitas fisik," saran dia lagi.
Jika tak memiliki waktu untuk berolahraga ke tempat kebugaran, atau menyediakan waktu khusus, Anda bisa menggantinya dengan jalan kaki atau naik tangga. Ini akan efektif menjaga pola hidup yang sehat.
Berita Terkait
-
Ingin Orang Tercinta Jalani Hidup Sehat? Ini Tips dari Peneliti
-
Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018
-
Ini Kebiasaan Buruk di Pagi hari yang Bikin Bobot Melonjak
-
Parah! 70 Persen Masyarakat Indonesia Santap Makanan Ber-MSG
-
Begini Cara Taiwan Tularkan Gaya Hidup Sehat ke Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga
-
Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta