Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan baru saja mengumumkan produk ikan sarden makarel dalam kaleng yang positif mengandung cacing.
Dalam konferensi pers yang dilakukan di Jakarta, Rabu (28/8/2018), Badan POM memeriksa sekitar 541 sampel ikan makarel dari 66 merek yang beredar di Indonesia.
Setelah diteliti lebih lanjut, 27 merek ikan makarel kalengan positif mengandung cacing. "Awalnya hanya ada tiga merek. Tapi dari 66 merek ikan makarel, ada 27 merek yang positif cacing," kata Kepala Badan POM, Penny K. Lukito.
Beberapa merek seperti ABC, Botan, Hoki, Pronas, dan Gaga, ikut terjaring dalam produk ikan makarel kaleng yang positif mengandung cacing. "Temuan pertama di daerah Riau dan kemudian dikembangkan lebih lanjut di seluruh Balai POM di Indonesia. Dari 27 merek, 16 di antaranya merupakan merek impor dan sisanya produk dalam negeri," tambah Penny.
Penny mengatakan, pihaknya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan telah bekerja sama dan menelusuri asal usul bahan baku ikan makarel tersebut. "Umumnya berasal dari impor, dan kalau pun produksi dalam negeri, pasti ikannya impor."
Sebagai tindak lanjut dalam temuan ini, Badan POM akan meminta produsen dan importir untuk menarik produk-produk yang positif mengandung parasit cacing.
"Kami memutuskan untuk menghentikan (masuk) produk makarel impor. Untuk produk dalam negeri juga kita stop," kata Penny.
Baca Juga: Anak Buahnya Terima Suap, Menteri Budi: Dia Khilaf
Meski tak ada efek berbahaya yang signifikan, Penny mengatakan bahwa protein pada cacing mati dalam kemasan ikan makarel bisa saja menimbulkan dampak alergi bagi yang mengonsumsi.
"Ada efek terkait alergi dan kandungan protein dari cacing bisa mengakibatkan alergen, dan tentu saja ini juga menyangkut masalah higenis," tutup Penny.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali