Suara.com - Produk perawatan kulit yang tepat sesuai usia, jenis kulit dan iklim merupakan beberapa alasan utama perempuan Indonesia dalam memilih suatu produk, tapi sekarang, jenis perawatan kulit berbahan dasar alami dan jaminan halal juga tengah menjadi incaran.
Itulah yang membuat produk perawatan kulit dari Malaysia, Safi, ikut serta meramaikan pasar perawatan kulit di Indonesia.
"Berdasarkan dua tahun penelitian pada konsumen Indonesia, kami melakukan beberapa penyesuaian untuk produk ini di Indonesia," kata Wipro Unza Regional Managing Director, Kumar Chander dalam acara peluncuran produk Safi di Indonesia, belum lama ini.
Kata Kumar, rangkaian produk Safi dibuat khusus oleh Safi Research Institute yang merupakan lembaga penelitian perawatan kulit halal pertama dan terbesar di Malaysia.
"Kami tidak melakukan pengujian produk pada hewan apapun sehingga produk kami bebas kekejaman terhadap hewan. Kami juga terus berusaha untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik, air, dan lain sebagainya," tambah Senior General Manager Research and Development, Toh Mong Sah di acara yang sama.
Mereka mengatakan, produk tersebut telah diformulasi dengan kebutuhan dan keinginan perempuan Indonesia sehingga sesuai dan cocok untuk digunakan.
"Kami menawarkan perawatan kulit berkualitas tinggi yang efektif bagi wanita Indonesia, sehingga mereka bisa mendapatkan perawatan terbaik modern dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional," tambah Kumar lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual