Suara.com - Di tengah kesibukannya berburu berita, perempuan berhijab yang menekuni dunia jurnalis tetap punya waktu untuk bersosialisasi dan mengaktualisasi diri, ini dibuktikan dengan hadirnya Komunitas Jurnalis Berhijab (KJB).
Ya, hijab bukanlah penghalang bagi perempuan untuk terus mengaktualisasikan diri dan berkarya di bidang yang mereka cintai, termasuk dunia jurnalistik.
Tak heran saat ini, perempuan berhijab yang menjadi jurnalis terus bertambah. Ini tentu menjadi pertanda positif bahwa perempuan berhijab kini semakin memiliki kesempatan yang sama untuk meraih karier dalam banyak bidang, termasuk jurnalistik.
Ini pula yang mendasari, Trifty Qurrota Aini membentuk Komunitas Jurnalis Berhijab (KJB) pada 2012 bersama rekannya Andyani Purnama. Sebuah wadah berkumpulnya para jurnalis lintas media dari media TV, radio, cetak dan online.
Mengawali cerita, Trifty mengungkap, saat menjalani tugas peliputan, jurnalis biasa bertemu dengan teman-teman lainnya dari berbagai media di lapangan. Pada saat yang sama pada 2012, sejumlah stasiun televisi di Indonesia sedang memberikan ruang lebih bagi jurnalis perempuan yang berhijab.
"Berawal dari sering bertemunya di lokasi liputan, KJB dibentuk oleh sejumlah reporter dari stasiun TV. Saya yang waktu itu masih bekerja di Metro TV dan Andyani Purnama yang masih bekerja MNC TV. Kami melihat ada hal yang positif, di mana broadcast company tidak lagi melihat hijab sebagai salah satu penghalang bagi kesuksesan sebuah media," jelas Trifty yang kini berprofesi sebagai freelance presenter.
Dari sanalah, Trifty dan Andyani terinspirasi membentuk KJB, bukan hanya sebagai wadah untuk berbagi pengalaman di dunia jurnalis dengan beragam profesi, tapi juga memiliki berbagai program kegiatan positif lainnya.
Seiring berjalannya waktu, jurnalis-jurnalis berhijab dari berbagai media seperti radio, cetak, dan online pun turut bergabung hingga saat ini. Anggotanya pun sudah berjumlah lebih dari 100 orang, dengan beragam profesi di dalamnya, mulai dari produser, reporter, presenter, camera person, dan lainnya.
Baca Juga: Soal Laporan Sukmawati, Sikap GP Ansor Jatim Terpecah
KJB hingga saat ini memiliki fokus dalam empat kegiatan yang berbeda, mulai dari edukasi di bidang jurnalistik, charity dan sosial, fesyen dan religi. Trifty mengungkap, KJB sering menjadi pembicara dalam workshop dan seminar jurnalistik di berbagai universitas hingga sekolah.
"Kami juga kerap memberikan workshop tentang kehumasan dan public speaking di berbagai sekolah atau lembaga," tambah dia.
Selain itu, ada pula berbagai kegiatan sosial dan charity yang dilakukan KJB, seperti penggalangan buku untuk daerah perbatasan Malinau, Kalimantan Utara, hingga penggalangan dana untuk korban bencana alam dan kaum duafa.
Tak ketinggalan kegiatan berbasis religi, di mana para anggotanya sering berpartisipasi dalam kegiatan Islami, seperti pengajian rutin. Dan yang terakhir, KJB juga bergerak di bidang fesyen, khususnya hijab dan modest fashion.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun