Suara.com - Kue cokelat biasanya jadi makanan yang paling dihindari ketika Anda ingin menurunkan berat badan. Dan Anda akan lebih memilih makanan sehat seperti buah-buahan alih-alih kue cokelat sebagai camilan.
Tapi, ada kabar gembira buat Anda para pecinta kue cokelat. Menurut sebuah penelitian, makan kue cokelat yang terbuat dari dark chocolate, ternyata bisa membantu Anda menurunkan berat badan, lho. Bagaimana caranya?
Menambahkan sesuatu yang manis ke dalam menu sarapan yang kaya protein dan karbohidrat adalah hal yang sangat baik. Tingkat metabolisme tubuh kita berada di level tertinggi di pagi hari setelah bangun tidur. Pada saat ini, tubuh dapat melepaskan kalori dengan mudah.
Dengan mengonsumsi sesuatu yang manis di pagi hari (seperti kue cokelat), Anda dapat terhindar dari keinginan mengudap makanan manis di siang hari, yang biasanya merupakan salah satu penyebab bertambahnya berat badan. Seperti yang Anda tahu, semakin siang, proses pembakaran kalori di dalam tubuh menjadi lebih lambat akibat semakin menurunnya laju metabolisme.
Manfaat lain dari mengonsumsi kue cokelat saat sarapan adalah membantu menekan hormon ghrelin, yaitu hormon yang bertanggung jawab dalam merangsang nafsu makan.
Sebuah penelitian dilakukan untuk mempelajari pengaruh kue cokelat terhadap penurunan berat badan. Sebanyak 190 responden dengan kelebihan berat badan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberi makanan manis saat sarapan, termasuk kue cokelat. Kelompok kedua diberi menu sarapan dengan jumlah kalori yang lebih kecil.
Kelompok pertama kemudian diberi menu makan malam dengan kalori yang rendah. Namun, secara keseluruhan, total konsumsi kalori per hari dari setiap kelompok sama persis, yaitu sekitar 1400 kalori untuk perempuan dan 1600 kalori untuk lelaki. Kedua kelompok kemudian terus dimonitor pola makannya selama 32 minggu.
Kedua kelompok diketahui mengalami penurunan berat badan yang sama. Namun, dalam fase pasca studi, kelompok yang mendapat sarapan porsi besar kehilangan berat badan rata-rata 12 kg. Sedangkan kelompok yang mendapat sarapan porsi kecil hanya mengalami penurunan berat badan rata-rata 7,5 kg.
Kelompok kedua yang sarapan dalam porsi kecil ternyata mengalami keinginan mengonsumsi gula dan karbohidrat di siang hari. Dan sebaliknya, kelompok pertama yang sarapan dalam porsi besar merasa lebih puas dan energik sepanjang hari, sehingga tidak lagi ingin makan makanan manis di siang hari.
Baca Juga: Tio Pakusadewo : Saya Ingin Pulang
Seperti yang Anda tahu, penambahan berat badan lebih sering disebabkan oleh keinginan yang meningkat untuk mengasup gula atau karbohidrat, akibat kurangnya jumlah gula dan karbohidrat di dalam tubuh.
Diet yang melarang makanan berkalori tinggi mungkin efektif menurunkan berat badan dalam jangka pendek, tetapi sangat sulit untuk dipertahankan karena para pelaku diet cenderung menyerah pada keinginan kuat untuk mengudap makanan manis.
Jadi, tak ada salahnya memanjakan diri Anda dengan mengonsumsi kue cokelat (utamakan yang dibuat dari dark chocolate!), terutama saat sarapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna