Suara.com - Lebih dari 95 persen perempuan membersihkan vagina dengan menggunakan satu atau beberapa produk cairan pembersih organ intim, seperti krim anti-gatal, tisu vagina, hingga sabun pembersih kewanitaan. Namun, menurut penelitian, cara membersihkan vagina seperti ini hanya akan memperbesar risiko terjadinya masalah kesehatan di vagina hingga tiga kali.
Penelitian yang hasilnya dipublikasikan di BMC Women’s Health ini dilakukan terhadap 1.500 perempuan. Ketika disurvei tentang kebiasaan mereka dalam menjaga organ intimnya, terungkap bahwa responden yang gemar menggunakan pembersih gel delapan kali lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi jamur dan 20 kali lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi bakteri pada organ intimnya. Mereka yang menggunakan tisu vagina juga dua kali lebih mungkin untuk mengidap infeksi saluran kemih.
Lalu, bagaimana cara membersihkan vagina yang benar? Menurut peneliti, Anda tak perlu menggunakan produk apapun untuk menjaga vagina tetap bersih dan sehat.
Alasannya, vagina memiliki mekanisme pembersihan sendiri untuk menjaga tingkat pH didalamnya tetap asam, sehingga keseimbangan bakteri dan jamur tetap terjaga. Produk pembersih kewanitaan yang ada, sebenarnya justru mengacaukan keseimbangan bakteri sehingga risiko infeksinya meningkat.
Nah, agar vagina tetap bersih dan sehat, bilaslah bagian terluar vagina Anda dengan air hangat. Jika organ kewanitaan Anda itu tidak mengeluarkan bau yang busuk atau gatal, maka artinya Anda memiliki vagina yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout