Suara.com - Bulan Ramadan akan segera tiba, di mana ibadah puasa mulai dijalankan di seluruh penjuru bumi ini. Bagi Anda yang akan menjalani puasa di Indonesia, tentu telah terbiasa dengan durasi puasa sekitar 14 jam.
Namun berbeda halnya bagi orang-orang yang tinggal di kawasan Eropa dan juga beberapa negara di bumi bagian Utara. Pada umumnya waktu berpuasa di negara-negara ini akan lebih panjang, bahkan jauh lebih lama dari yang Anda bayangkan.
Tidak tanggung-tanggung, di beberapa negara ini matahari bahkan hanya tenggelam selama beberapa jam saja. Begitu singkat, sehingga waktu berbuka puasa ke waktu sahur juga sangat berdekatan, bahkan ada yang kurang dari satu jam saja. Semua ini tentu akan menjadi tantangan berat bagi yang menjalani puasa di negara-negara tersebut, bukan?
Simak beberapa negara yang memiliki waktu berpuasa yang sangat panjang berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com:
Puasa 21 Jam di Helsinki, Finlandia
Kawasan ini masuk ke wilayah paling Utara bumi, di mana matahari bersinar nyaris sepanjang hari. Hal ini tentu saja membuat durasi puasa di wilayah ini menjadi begitu panjang, yakni bisa mencapai antara 20 hingga 21 jam lamanya.
Bisa dibayangkan, bagaimana singkatnya durasi antara waktu berbuka puasa dengan waktu sahurnya.
Baca Juga: George dan Charlotte Jadi Pengiring Pengantin di Royal Wedding
Tidak hanya ini saja cerita menarik dari bumi bagian Utara, di wilayah Laplandia yang terletak di bagian Utara Finlandia, matahari bahkan hanya tenggelam selama 55 menit saja. Artinya, umat muslim di wilayah tersebut akan menjalani masa puasa lebih dari 23 jam dan hanya menyisakan waktu 55 menit saja antara waktu berbuka dan sahurnya. Waktu berpuasa yang begitu panjang ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi yang menjalani puasa di wilayah tersebut.
Puasa 23 Jam di Negara-Negara Skandinavia
Masih dari dari wilayah Kutub Utara, tepatnya di berbagai negara Skandinavia yang terletak di kawasan tersebut. Kawasan yang mendapatkan sinar matahari nyaris sepanjang waktu di musim panas ini memang selalu terang benderang sepanjang hari, bahkan saat matahari tenggelam sekalipun.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Lima Manfaat Puasa bagi Perokok
Di sana matahari hanya tenggelam sesaat saja, sehingga waktu berpuasa menjadi begitu panjang, yakni antara 21 hingga 23 jam lamanya. Di beberapa negara ini, kebanyakan umat muslim bahkan berbuka puasa sekaligus sahur secara bersamaan, karena jedanya yang begitu singkat.
Meski mengalami musim panas, namun cuaca di kawasan ini terbilang sangat dingin sepanjang tahun, sehingga membuat tantangan berpuasa semakin berat saja, terutama bagi mereka yang bekerja.
Puasa 17 Jam di New York, Amerika Serikat
Berbuka lebih lambat dan sahur lebih cepat jika dibandingkan dengan di Tanah Air, di New York waktu berpuasa bisa hampir mencapai 17 jam penuh. Di Negara Paman Sam ini, sahur dimulai sekitar pukul 3.00 pagi, sebab pukul 03.45 sudah waktunya subuh.
Baca Juga: Nikita Mirzani Cantik Berhijab, Warganet: Ngeditnya Keterlaluan
Sedangkan untuk waktu berbuka sekitar pukul 8.29 malam. Waktu berpuasa biasanya jatuh di musim panas, sehingga tantangan untuk puasa yang terbilang panjang ini juga cukup berat.
Berita Terkait
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga