Suara.com - Donat Indomie Goreng jadi viral beberapa hari ini. Donat produksi Australia bercita rasa mie instan itu sukses membuat rakyat Indonesia penasaran dengan rasanya.
Wajar saja, sebab mie instan goreng itu juga merupakan makanan favorit di negara asalnya.
Sejak gambar donat indomie beredar sama sekali tak tampak fisik mie di donat, hanya terlihat bungkus khas mie instan goreng saja yang menerangkan bahwa itu adalah donat Indomie. Lantas, di mana mienya?
Untuk menjawab rasa penasaran publik, akhirnya produsen donat Indomie, Donut Papi merilis penampakan fisik mie di donat lewat postingan terbaru di Instagram mereka. Ternyata, mie ada di dalam adonan donat.
Sungguh kreasi Donut Papi berhasil membuat orang penasaran. Dengan cara ini donat indomie kini laku keras. Saking tingginya peminat, pembelian kini dibatasi. Pembeli hanya boleh membeli paling banyak dua buah.
"Kami berkolaborasi dengan @indomieau yang merupakan bagian dari donat MAY-goreng. Kami hanya tersedia dari 25-27 Mei," tulis keterangan di Donut Papi.
Donat indomie hanya dijual selama persediaan masih ada. Donat disajikan fresh, donat tidak disimpan karena dijual pada hari yang sama saat dibuat.
1. Mie goreng donat dibuat sesuai pesanan, pembeli menunggu 5-10 menit.
2. Tidak ada delivery order.
3. Pembelian maksimal 2 donat per orang.
4. Rasanya 100 persen gurih. Ada rasa manis sedikit yang berasal dari kecap manis yang ada dalam bumbu mie goreng.
5. Tidak Pedas, karena sambal disajikan terpisah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan