Lifestyle / Food & Travel
Minggu, 27 Mei 2018 | 12:42 WIB
Pasangan traveller tengah wefie berlatarbelakang jembatan klasik [Shutterstock]

2. Stari Most, Mostar, Bosnia Herzegovina

Foto: Stari Most di kota Mostar, Bosnia - Herzegovina [Shutterstock]

Terjemahan namanya adalah Jembatan Tua dan merupakan peninggalan Kerajaan Ottoman dari abad ke-16. Berdiri membelah Sungai Neretva dan menghubungkan dua bagian dari kota Mostar. 

Setelah mengalami kerusakan akibat sebuah aksi militer, jembatan direkonstruksi dan dibuka kembali pada tahun 2004. Kini masuk menjadi salah satu dari daftar UNESCO.

Yang menyenangkan, jembatan khusus ditujukan untuk pejalan, sehingga lebih aman melangkahkan kaki. 

3. Charles Bridge, Praha, Republik Ceko

Foto: Charles Bridge di kota Praha, Republik Ceko [Shutterstock]

Baca Juga: Bos Red Bull: Verstappen Harus Berhenti Membuat Kesalahan

Dalam bahasa setempat disebut sebagai Karluv Most atau Jembatan Charles, dan menghubungkan Prague Castle dengan Old Town.  Berdiri membelah Sungai Vltava di kota Praha, jembatan ini dibangun semasa pemerintahan King Charles IV dan disebut sebagai Charles Bridge sejak tahun 1870.

Paling menyenangkan saat melintas di jembatan ini adalah karena peruntukannya hanya bagi pedestrian. Sehingga pengunjung lebih bebas melangkah dan mengagumi patung-patung yang menjulang. 

4. Rialto Bridge, Venezia, Italia

Foto: Ponte de Rialto di Venezia, Italia [Shutterstock]

Rialto Bridge atau Ponte de Rialto dalam logat warga asli Venezia ("de" menggantikan "di" dalam bahasa Italia pada umumnya), adalah salah satu dari empat jembatan yang membelah Canale Grande atau Grand Canal di kota Venezia. Berfungsi menghubungkan distrik San Marco dengan San Polo, dan sudah ada sekitar abad ke-15.

Jembatan ini juga lebih leluasa dijelajahi, karena hanya dikhususkan bagi para pejalan kaki. Sembari menyeberang, eloknya gondola yang hilir-mudik membuat suasana semakin romantis.

5. Carrick-a-Rede Rope Bridge, Antrim, Irlandia Utara

Foto: Carrick-a-rede Rope Bridge di County Antrim, Irlandia Utara [Shutterstock]

Di antara jembatan-jembatan pilihan Suara.com, inilah jembatan "uji nyali" buat melintasi, meski peruntukannya bebas dari kendaraan bermotor. 

Ujudnya jembatan gantung yang menghubungkan  dua tebing, dengan pemandangan pesisir yang cantik, hidupan liar seperti burung-burung, serta birunya Samudra Atlantik. 

Berlokasi di Ballintoy, County Antrim, sejarah jembatan bermula sekitar tahun 1755 saat para nelayan ikan salmon menganyam tali-temali untuk naik ke tebing menilik tangkapan di jala mereka.

Kini peruntukannya adalah bagi wisatawan, yang bisa menjelajahi area ini dengan membayar tiket masuk sekitar Rp 200.000 per orang.

Load More