Suara.com - Inovasi donat memang sangat luas. Setelah cronat (croisant donat) dan bagel, dan belum lama ini donat Indomie yang sempat bikin heboh, kini muncul kembali inovasi baru dalam dunia perdonatan, yaitu Donug, pepaduan antara donat dan nuget ayam.
Penciptanya adalah seorang pebisnis Crag Carrick, seorang Skotlandia yang sudah lama tinggal di Australia. Nuget ayam ciptaannya dibuat berbentuk cincin ala donat klasik yang dilumuri tepung panir dan diberi topping cornflake sebelum kemudian digoreng.
Donug disajikan dengan tiga pilihan saus, yaitu keju dijon bechamel, hot chilli, serta golden curry Jepang dengan mozzarella.
Atau jika Anda tidak tertarik pada ketiganya, Donug juga bisa dinikmati dengan rasa tawar.
"Saya ingin ini menjadi makanan baru yang digilai di Melbourne. Saya menawarkan sesuatu yang enak, dikenal orang, dan mudah didapatkan," kata Crag kepada Metro.
Donug yang saat ini baru bisa didapatkan di Melbourne, Australia, dijual seharga Rp 92 ribu. Namun, donug saat ini telah dijual secara online setelah Crag muncul dalam acara televisi di Australia berjudul Shark Tank.
Pada acara tersebut, Crag diberi uang investasi sebesar 56.000 poundsterling untuk bisnis Donug-nya.
Nantinya, uang tersebut akan digunakan untuk membiayai produksi Donug secara massal, serta untuk menutupi biaya penyimpanan dan pengepakan.
Jika bisnis Donug terbukti sukses, Crag rencananya akan membawa kreasi uniknya ini ke Inggris dan dunia internasional.
Baca Juga: Aman Abdurrahman Divonis Jumat, PN Jaksel Steril Mulai Kamis
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar