2. Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti
Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti sebelumnya dikenal sebagai El Monumental. Namanya diubah untuk menghormati Antonio Vespucio Liberti, yang mendirikan bangunan tersebut.
Stadion dibangun untuk perhelatan Piala Dunia 1978 yang diadakan di Argentina. Selama bangunan itu berdiri, tercatat sudah 9 pertandingan digelar di sana, termasuk laga final antara Argentina melawan Belanda yang dihadiri 70 ribu penonton.
BACA JUGA: Khofifah Bantah Korupsi saat Menjadi Menteri Sosial
Stadion itu meninggalkan banyak momen bagi tuan rumah, salah satunya saat saat mereka merebut trofi Piala Dunia setelah perpanjangan waktu.
Ini adalah stadion terbesar di Argentina dengan kapasitas lebih dari 60 ribu orang. Secara historis, Kolombia adalah satu-satunya tim yang pernah mengalahkan Argentina dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia di stadion tersebut. Tempat itu juga menjadi tuan rumah keempat final Copa America.
3. Estadio Centenario
Di sanalah Piala Dunia Uruguay 1930 kali pertama digelar. Estadio Centenario secara khusus dibangun untuk ajang paling akbar kompetisi sepak bola.
Stadion dibangun dalam waktu singkat selama sembilan bulan. Awalnya, semua pertandingan harus dimainkan di tempat itu tetapi karena hujan deras, konstruksi bangunan tertunda dan beberapa permainan dialihkan ke lapangan lain yang jauh lebih kecil.
FIFA menyatakan Estadio Centenario sebagai, "satu-satunya monumen bersejarah Sepak Bola Dunia". Jules Rimet Presiden ke-3 FIFA menyebut Estadio Centenario sebagai "kuil sepak bola".
4. Rose Bowl
Ketika Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994, Rose Bowl adalah tempat yang paling sering digunakan, stadion itu menjadi tuan rumah dari 8 pertandingan termasuk semua pertandingan penting.
Rose Bowl juga merupakan stadion yang dipakai untuk dua final Piala Dunia sepakbola pria 1994 dan wanita 1999.
Total pengunjung di tempat ini selama Piala Dunia 1994 adalah 715.826 dengan kehadiran rata-rata 92.800, yang merupakan rekor sepanjang Piala Dunia.
5. Estadio Azteca
Stadion terbesar di Meksiko ini juga satu-satunya stadion di dunia yang menjadi tuan rumah dua putaran final Piala Dunia FIFA (1970 - Brasil 4-1 Italia dan 1986 - Argentina 3-2 Jerman Barat).
Sebanyak 114.600 penonton menyaksikan final Piala Dunia FIFA 1986. Stadion ini epic, karena di sana tersaji gol-gol fantastis.
Di antaranya, "Goal of the Century" dan "Hand of God" yang diciptakan Maradona saat melawan Inggris di perempatfinal Piala Dunia 1986.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan
-
Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya