Suara.com - Kain batik tak lagi identik dengan kesan tradisional yang hanya disukai oleh orang tua. Semakin banyak orang muda, bahkan generasi milenial yang menyukai kain batik, entah baju atau celana bermotif baik, kain, atau pashmina. Apakah kamu salah satunya? Jika ya, coba upgrade koleksi batikmu dengan batik tulis.
Ayu Diah Pasha, Ketua Umum Ikatan Pecinta Batik Nusantara, mengatakan eksistensi batik tulis kini semakin menurun. Hal itu disebabkan rendahnya perhatian dan daya beli masyarakat terhadap batik tulis, yang merupakan batik asli nusantara. Itulah mengapa ia berharap generasi milenial yang akan menjadi para penerus bangsa memiliki kecintaan pada batik tulis. Kepada Suara.com, ia membeberkan 4 alasan mengapa kamu sebagai generasi milenial harus punya batik tulis di lemari.
Melestarikan budaya
Membeli batik tulis berarti melestarikan budaya lokal, karena batik tulis dibuat oleh tangan pengrajin batik berbakat. "Membeli batik tulis, artinya kita menghargai pekerjaan para pengerajin yang mengerjakannya, yang sebagian besar adalah ibu-ibu yang usianya sudah tua. Kalau peminat batik tulis terus menurun, siapa lagi yang tertarik ingin meneruskan tradisi membatik ini? Apabila peminat batik tulis ada dan meningkat, maka tradisi membatik khas nusantara akan terus terpelihara dan lestari," katanya.
Memberi lapangan kerja
Seiring dengan menurunnya pembeli batik tulis, membuat produksi batik tulis pun menurun. Tetapi jika pembeli batik tulis ada terus, maka hal ini akan membuka lapangan kerja bagi pengrajin batik agar semakin giat membatik. "Skill dan bakat membatik perempuan-perempuan di Indonesia tersalurkan dan bisa menghasilkan," ucap Ayu.
Kualitas yang lebih baik
Dari segi kualitas, tentu batik tulis jauh lebih baik daripada batik cap atau batik print. Batik tulis juga memiliki nilai seni tinggi. "Lebih baik punya satu batik yang bagus, yaitu batik tulis asli, daripada punya banyak tapi kulaitasnya biasa saja," ucap Ayu.
Sebagai identitas
"Sebagai orang Indonesia yang memiliki kain tradisional batik, masa anak mudanya nggak punya batik tulis? Minimal punyalah satu batik tulis. Entah itu kain, shawl, kemeja, rok, atau yang berhijab ya punya jilbab batik. Kalau belum punya uang untuk beli batik tulis, beli saja batik cap atau kombinasi cap dan tulis," sambungnya.
Dari segi harga, batik cap atau batik tulis dan cap harganya masih di tengah-tengah, atau bisa juga pilih batik tulis yang motifnya sedikit. "Daripada beli celana jeans brand luar negeri yang harganya Rp 500-600 ribu, lebih baik beli batik tulis. Hitung-hitung koleksi. Jangan berpikir sebaliknya, justru dahulukan membeli produk dalam negeri," tutup Ayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal Full Hitam untuk Sekolah: Awet, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Harga Murah, Tak Harus Rp700 Ribu per Pasang
-
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya
-
Sertifikat Mualaf Itu Apa? Ini Lembaga yang Berhak Mengeluarkannya
-
5 Parfum Pucelle Paling Wangi di Indomaret, Murah dan Bikin Percaya Diri
-
Mengintip Basic Skincare dr. Tompi untuk Kulit Sehat dan Awet Muda
-
Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela
-
Berkaca dari Richard Lee, Kenapa Mualaf Punya Sertifikat? Ternyata Ini Fungsinya
-
Bagaimana Cara Mengurus Sertifikat Mualaf seperti Richard Lee?
-
Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar