Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 08 Agustus 2018 | 17:07 WIB
Pekan Raya Indonesia 2018 [Foto: irsta/Suara.com]

Suara.com - Pekan Raya Indonesia kembali digelar pada 27 September-7 Oktober mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Namun ada yang menarik dari gelaran ragam produk karya bangsa tahunan ini. Anda para pencinta kopi bisa mengunjungi Coffee Area hasil kerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI).

Disampaikan, Ryan Adrian, Presiden Direktur PT Indonesia International Expo selaku penyelenggara, ini merupakan pertama kalinya bagi Pekan Raya Indonesia menghadirkan wadah bagi pebisnis biji kopi tanah air, dan tentunya para pencinta kopi. Menurutnya, selama ini Indonesia dikenal sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar, namun baru sedikit ragam kopi yang dikenal oleh masyarakat.

"Kami berharap dapat turut mengembangkan industri kopi Iokal Indonesia dengan memperkenalkan Iebih banyak ragam kopi kepada ratusan ribu pengunjung Pekan Raya Indonesia 2018," ujar Ryan dalam temu media di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Di Coffee Area ini nantinya akan ada 30 exhibitor kopi yang tergabung dalam AEKI. Para pencinta kopi di Pekan Raya Indonesia, bisa mencicipi aneka ragam kopi nusantara. Selain itu ajang ini juga bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang ingin mulai berbisnis kopi untuk bertemu dengan produsen kopi maupun alat roasting kopi.

"Kegiatan ini bisa menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha di industri kopi nusantara untuk dapat mengembangkan bisnis dan menginspirasi Iebih banyak pencinta kopi untuk memulai bisnisnya," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Frista Debby Yanti Asisten Markom AEKI mengatakan bahwa dengan ajang ini Ia berharap dapat mempersatukan para pencinta kopi,  pengusaha di industri kopi untuk dapat bersama-sama tumbuh dan mengembangkan potensi dari komoditas ini.

"Kehadiran kami di Pekan Raya Indonesia 2018 merupakan salah satu Iangkah nyata yang membuktikan komitmen kami untuk dapat merangkul berbagai Iapisan masyarakat untuk mengetahui Iebih banyak mengenai industri kopi tanah air," tandas AEKI. 

Load More