Suara.com - Aji Putra (30) tak mampu menyembunyikan rasa kagumnya saat melihat sebuah sang legenda laut ada di depan matanya. Sesekali pemuda itu memainkan ponsel dan membidik kameranya ke sebuah kapal berwarna putih. "Itu KRI Dewaruci kak. Sering lihat di internet, tapi baru ini bisa melihat langsung dengan mata kepala sendiri," serunya kegirangan.
Aji tidak sendirian. Ratusan warga Palembang juga memiliki rasa kagum, haru sekaligus bangga dengan apa yang mereka lihat. KRI Dewaruci memang sebuah kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut. Diambil dari nama dewa dalam kisah pewayangan Jawa, kapal ini bersandar di Pelabuhan Boombaru, Palembang Sumsel, Kamis (16/8/2018).
Dengan berhiaskan Bendera Pusaka Merah Putih dan puluhan bendera negara peserta Asian Games 2018, kapal yang memiliki panjang 58,5 meter dan lebar 9,5 meter yang berbasis di Surabaya tersebut siap menyemarakkan suasana Asian Games di Palembang.
Tak hanya itu, keberadaan kapal yang dibuat tahun 1952 tersebut juga dibuka untuk umum bagi masyarakat Palembang yang ingin merasakan sensasi seorang pelaut. Tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Komandan kapal Letkol Pelaut, Waluyo mengatakan, setiap kali bersandar pihaknya selalu membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam soal sejarah Kapal Dewaruci. Dan untuk kali ini di Palembang, kegiatan Open Ship Kapal Dewaruci akan dibuka sampai 19 Agustus 2018 berlokasi di Pelabuhan Boombaru sejak pukul 09.00 - 20.00 WIB.
"Setelah tanggal 19 Agustus, akan berangkat lagi ke Jakarta, dimana Kapal Dewaruci akan digunakan sebagai background lomba layar dan jetski di Ancol," jelas Waluyo di Boombaru.
Para personel Kapal Dewaruci akan siap mendampingi pengunjung yang datang dan mereka bisa langsung bertanya ke personel kapal yang bertugas.
“Kita tak sediakan selebaran, jadi sifatnya bukan seperti museum nanti akan didampingi kalau ada yang bertanya langsung kita jelaskan ke pengujung,"' jelasnya.
Kapal latih bagi taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), ini membawa 27 orang dari SMK Pelayaran Hangtua pasukan generasi muda pramuka saka bahari, pemuda-pemudi pecinta bahari, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Alberto Goncalves Janji Cetak Gol di Hari Kemerdekaan
Sementara itu, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin Palembang mengaku bangga karena KRI Dewaruci kembali berlabuh di tanah Sriwijaya. Menurutnya, kapal yang dibuat oleh HC Stulcken dan Sohn Hamburg tersebut terakhir berlabuh di Palembang pada 1971 silam, yang artinya sudah 47 tahun KRI Dewaruci baru bersandar lagi di Palembang.
"Kapal ini tonggak sejarah pelayaran Indonesia," ujarnya
Menurutnya, KRI Dewaruci merupakan simbol kegagahan bangsa Indonesia sebagai negara maritim yang lebih besar wilayah perairannya dibanding daratan, kegagahan tersebut seharusnya diteruskan oleh pemerintah dengan membuat kapal induk.
"Kapal induk sangat diperlukan sebuah negara besar seperti Indonesia karena fungsinya yang sangat Vital menjaga kedaulatan wilayah NKRI," pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran