Suara.com - Di balik tas mahal bermerk yang dikoleksi perempuan, ada perjuangan serta usaha yang mereka lakukan agar bisa memiliki tas seperti Hermes, Chanel, Prada, atau Dior. Uang senilai puluhan hingga ratusan juta rupiah harus kumpulkan demi membeli tas keluaran desainer terkenal. Setelah berhasil memiliki tas branded, tentu harus dirawat dan diperlakuan secara khusus agar tidak cepat rusak dan awet dipakai bertahun-tahun
Jika Anda memperlakukan tas mahal secara kasar, maka tas akan cepat usang. Oleh sebab itu, agar tas mahal terawat dengan baik, yuk simak bagaimana cara memperlakukannya seperti dilansir dari Allwomenstalk.
Jangan letakkan di lantai
Jika Anda ingin tas branded terawat, jangan meletakkannya di lantai. Selain soal keamanan (lebih aman meletakkan tas apa pun di pangkuan), meletakkan tas di lantai, dijamin akan membuat tas cepat lecet dan kotor, bahkan jika di pangkal tas terdapat kancing penopang.
Simpan di dust bag
Membeli tas mahal yang asli pasti selalu dilengkapi dengan dust bag. Maka, simpan selalu tas Anda di dust bag. Jangan malas dan meninggalkan tas begitu saja di atas meja atau lantai. Dust bag tidak hanya melindungi tas dari debu, tetapi membuat tas terlihat lebih eksklusif.
Bersihkan sesuai kondisi kulit
Tas kulilt perlu dirawat agar tidak kering. Gunakan pembersih dan kondisioner kulit yang tersedia di toko-toko.
Hati-hati saat memakai tas
Baca Juga: Di Washington D.C, Inggris Meminta EU Menambah Sanksi Bagi Rusia
Tanda disadari terkadang perempuan cenderung memperlakukan tas agak kasar dan membuang sampah di dalamnya. Jika Anda menggunakan tas mahal, Anda harus lebih berhati-hati. Ketika menggunakan tas mahal, berhati-hatilah dalam meletakkan barang di dalamnya. Apa pun yang bisa tumpah, seperti makeup atau pulpen, harus disimpan di dalam tas yang lebih kecil, sehingga tumpahan apa pun bisa terbendung.
Jangan pakai setiap hari
Pakai tas untuk acara-acara khusus saat Anda harus tampil gaya. Tas mahal tidak untuk dipakai sehari-hari. Berikan tas istirahat dan ganti dengan tas yang lain.
Pastikan tangan selalu bersih
Pastikan saat menyentuh tas, tangan dalam keadaan bersih. Beberapa perempuan bahkan mengenakan sarung tangan, tas mereka jarang disentuh kulit dalam keadaan telanjang. Kulit berminyak, dan apa pun yang Anda sentuh akan menempel di tas yang menyebabkan cepat kotor.
Tas desainer bisa menjadi investasi yang bagus, tetapi Anda harus merawatnya dengan baik untuk investasi dan menikmati memakai tas Anda selama bertahun-tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir