Suara.com - Jalan-jalan ke Danau Toba tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi desa adat. Pilihannya banyak sekali, salah satunya adalah Desa Wisata Meat, Kecamatan Tampahan di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).
Desa Wisata Meat adalah bisa menjadi homestay. Kebayangkan kan, serunya menginap di rumah adat khas Batak?
Desa Wisata Meat berjarak sekitar 30 menit dari Bandara Silangit. Jarak yang ideal bagi wisatawan. Namun untuk menjangkau Meat, disarankan menggunakan jasa travel atau sewa mobil, karena tidak ada angkutan umum ke sana.
Nah, salah satu keunggulan Desa Wisata Meat adalah pemandangan Danau Toba yang ciamik. Pemandangan alamiah yang indah ini bisa menyegarkan mata. Jika lelah di perjalanan, beristirahat di homestay Desa Wisata Meat adalah pilihan tepat.
Tidak perlu khawatir dengan fasilitas, karena Desa Wisata Meat mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata. Melalui Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, bantuan diserahkan pada Rabu (12/9/2018), berupa 10 kasur, 20 seprei, 20 sarung bantal dan guling, 20 bantal dan guling dan buku tamu.
Menurut Kasubid Destinasi Area IB Kementerian Pariwisata, Andhy Marpaung, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Kemenpar terhadap pengembangan desa wisata dan homestay di Danau Toba.
“Dukungan untuk pengembangan destinasi desa wisata dan homestay ini akan terus kita lakukan. Apalagi, Danau Toba adalah destinasi prioritas yang telah ditetapkan sebagai 10 Bali Baru,” paparnya, sebelum menyerahkan bantuan.
Hal senada disampaikan Kabid Destinasi Area I Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar, Widjanarko. Ia berharap, barang-barang yang diserahkan bisa membantu pengembangan homestay.
“Desa Meat mempunyai potensi dengan alamnya yang bagus. Makanya kita perkuat dengan bantuan ini. Semoga bantuan yang kita berikan bisa dimanfaatkan dengan baik dan turut memicu perkembangan Desa Wisata Meat agar lebih baik lagi dan semakin ramai,” paparnya.
Baca Juga: Wow, Kawasan Danau Toba Ternyata Banyak Lokasi Indah!
Penyerahan bantuan diterima Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Samosir, Audy Murphy Sitorus, dan Kepala Desa Desa Wisata Meat, Jandri Simanjuntak. Murphy berharap, bantuan juga diberikan untuk pengembangan SDM pariwisata.
“Untuk mengelola sebuah homestay dan desa wisata dibutuhkan sumber daya manusia yang bisa mengelolanya. Kita berharap ada dukungan untuk pengembangan SDM juga,” harapnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar, Lokot Ahmad Enda, memberikan apresiasi kepada Desa Wisata Meat.
“Meat bagus, karena konsep homestay yang dikembangkan masih mempertahankan bangunan adat Suku Batak. Itu bagus dan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Menginap di rumah adat Batak tidak bisa mereka jumpai setiap saat,” paparnya.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberikan acungan jempol buat kehadiran homestay di Desa Wisata Meat.
“Hadirnya homestay di Desa Wisata Meat semakin memperkuat amenitas di Danau Toba. Hal ini sangat bagus, karena wisatawan memiliki banyak pilihan untuk stay di Danau Toba. Sekarang tinggal memperkuat dengan beragam atraksi berkualitas yang bisa menarik wisatawan lebih besar lagi,” paparnya.
Berita Terkait
-
Hotel Danau Toba Penuh Konflik Warisan, Diangkat ke Film Drama Komedi
-
5 Fakta di Balik Video Viral Anggota DPRD Langkat Pesta di Kapal Mewah Danau Toba
-
Viral! Pemancing Dapat Ikan Mas Jumbo di Danau Toba Tapi Tak Boleh Dibawa Pulang, Ada Apa?
-
3 Hidden Gem di Sumatera Utara: Cocok Buat Pelarian Singkat dari Rutinitas
-
Transportasi Baru di Danau Toba Sumut, Gubernur Bobby Nasution Jajal Pesawat Amfibi
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Apa Manfaat Whip Pink yang Beredar di Pasaran? Pahami Kegunaannya
-
Profil Ressa Rizky Rossano, Menanti Panjang Diakui Sebagai Anak Denada
-
6 Sabun Cuci Muka Wardah: Cocok untuk Pekerja Milenial, Cerahkan untuk Kulit Kusam
-
Zodiak Cinta 2026: Cara Seru Gen Z Ngobrolin Hubungan Tanpa Drama
-
Kenapa Whip Pink Disebut Gas Tertawa N2O? Kenali Bahaya Jika Disalahgunakan
-
Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Kapan Dibuka? Simak Jadwal, Cara Daftar dan Linknya
-
Beasiswa 100% Buat Talenta Teknologi Berprestasi, Saatnya Gen Z Jadi Future Tech Leader
-
5 Lipstik Long Lasting Paling Murah, Anti Luntur Terkena Air dan Minyak
-
10 Rekomendasi Film dan Serial Catherine O'Hara yang Meninggal di Usia 71 Tahun
-
Whip Pink Kok Bisa Dijual Bebas? Ini 5 Fakta 'Gas Tertawa' N2O dan Efek Sampingnya