Suara.com - Label streetwear kelas premium asal Italia, Golden Goose, mendapat kecaman karena dianggap mengejek kemiskinan lewat desain sneakers bergaya lusuh mereka, Superstar Taped Sneaker.
Sepatu sneakers keluaran Golden Goose tersebut memang tak biasa. Mereka didesain kotor alami dengan bagian atas sepatu yang diberi aksen tambalan selotip.
Lewat karya sneakers nyelenehnya tersebut, para kritikus mode menuduh Golden Goose melakukan glamorisasi kemiskinan yang tidak sensitif.
Sneaker lusuh itu dijual di pasar swalayan Nordstrom dengan harga $ 530 atau setara Rp 7,8 juta.
"Ada orang di dunia yang memakai tas plastik sebagai sepatu karena mereka tidak mampu membelinya, tetapi barang-barang gila ini dijual seharga $ 500. Industri fashion benar-benar sangat bodoh sampai membuat saya kesal seperti apa sih sebenarnya? ?????!" tulis salah satu pengguna Twitter yang membagikan kemurkaannya dan telah disukai hingga 50.000 kali ini.
Golden Goose sendiri nampaknya tidak peduli. Merek sepatu itu juga pernah merilis sepatu hampir serupa pada 2016 lalu dengan nama Superstar Kicks.
Pada saat itu, perwakilan perusahaan Golden Goose mengklaim bahwa tampilan sepatu yang lusuh merupakan bentuk penghormatan pada budaya skateboard di West Coast, dan bukan cara mencemooh kemiskinan.
Bagaimana, kamu ingin membeli sepatu sneakers lusuh buatan Golden Goose ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN