Suara.com - Event keren Makassar International Eight Festival (F8) bakal kembali bergulir, tepatnya 10-14 Oktober mendatang. Tahun ini, Pantai Losari yang legendaris dipilih menjadi pusat festival.
Mungkin kalian bertanya, mengapa festival ini diberi nama F8? Alasannya, karena festival ini akan menampilkan 8 sajian utama dan semuanya didahului huruf F. Ada Fashion, Film, Food & Fruit, Folk, Flora & Fauna, Fine Arts, Fusion Music, dan Fiction Writers & Font.
“Ini acara yang menarik, super lengkap. Acara yang akan menyajikan berbagai macam kegiatan dalam satu rangkaian acara. Ada film, fashion, kuliner, musik, dan masih banyak lagi,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Minggu (30/9/2018).
Pelaksanaan F8 2018 ini adalah yang ketiga kalinya. Pertama dihelat 2016. Dalam setiap perhelatannya, Festival Eight selalu mendapatkan suport dan selalu ramai.
“Tahun ini, Makassar International Eight Festival & Forum (MIEFF) 2018 akan menggabungkan semua kreativitas Makassar. Kreativitas yang berakar kuat dalam budaya dan tradisi. Hal ini yang membuat festival berskala internasional,” papar menteri asal Banyuwangi itu.
Festival Eight telah melalui tahapan kurasi. Konsep yang dihasilkan sangat luar biasa.
Festival ini mencakup keragaman budaya, disajikan pada panggung spektakuler dengan latar belakang alam yang menakjubkan. Peserta mancanegara akan memeriahkan kegiatan ini.
“Festival Eight turut diandalkan Makassar untuk mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar. Oleh karena itu, sajian yang ditampilkan melalui kurasi yang matang,” paparnya.
Acara ini akan memadukan unsur budaya dan modern. Salah satunya melalui Fashion Section.
Baca Juga: Pecinta Kopi, Ayo Datang ke Festival Kerinci 2018!
Di sub event ini akan akan ditampilkan Seni Lontara, Seni Batik Parang, Sunset Catwalk, dan Exotic Urban (saat tradisional bertemu modern).
“Sajiannya akan sangat luar biasa. Perpaduan budaya lokal dan modern selalu mampu menarik minat wisatawan mancanegara. Ini juga yang akan disajikan dalam Festival Eight. Selain tentunya banyak kegiatan lain,” tuturnya.
Sub event lain yang tidak bisa dilewatkan begitu saja adalah kuliner. Tepatnya pada event Food & Fruit Section. Sejumlah makanan khas Makassar akan disajikan.
Yang menarik adalah beragam tema yang diangkat di kegiatan ini. Ada Phinisi Dining Experience, Waterfront Cafes, Traditional Food Vaganza, Seaside Marketplace, dan Waterfront Food Festival.
Ketua Tim Calendar of Event 2018 Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, menjelaskan, pelaksanaan Festival Eight tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya.
“Tahun lalu, pelaksanaan festival ini sangat sukses. Menampilkan 10 ikon kuliner, 100 peserta kota dunia, 1.000 pertunjukan musik, 10 ribu atraksi budaya, 100 ribupagelaran seni dan pertunjukan, dengan target 1 juta pengunjung. Tahun ini harus lebih baik lagi,” harapnya.
Berita Terkait
-
Festival Budaya di TMII Ini Bakal Jadi Ruang Kolaborasi untuk Merayakan Keragaman Indonesia
-
Berkomitmen Dukung Keberagaman Budaya, KB Bank Dukung Korean Festival Day di UGM
-
Merayakan Kreativitas dengan Hijab Cosplay
-
Industri Kuliner Nusantara Makin Mendapat Tempat, Ini Strategi Bisnis Bebek Trisno Indonesia
-
Rayakan Keragaman Fesyen dengan Wastra Indonesia, Spotlight Sajikan Indonesia: Celebrating Diversity
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif