Suara.com - Riset google, perkembangan industri travel atau online travel sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Sejak tahun 2016 Google melakukan riset terhadap pertumbuhan online travel. Hasilnya kenaikan dalam Google pencarian meningkat sebesar 30 persen.
Menurut data Google, industri ini akan menjadi pasar produk perjalanan terbesar di Asia Tenggara, sehingga diperkirakan akan menyumbang pendapatan sebesar 25 miliar dollar pada tahun 2025.
"Pencarian tersebut antara lain, Tiket pesawat ke Jakarta, Tiket pesawat Jakarta - Medan, Tiket pesawat Jakarta - Surabaya dan Tiket pesawat Jakarta - Bali," ujar Industry Manager Travel Google, Zulfi Rahardian di Pacific Century Place, Selasa (9/10).
Menurut Vice President of Marketing Traveloka, Kurnia Rosyada mengatakan pihaknya melihat adanya perubahan tren pila konsumsi, di mana saat ini sebagian masyarkat Indonesia lebih gemar menghabiskan waktu dan pendapatannya untuk kebutuhan traveling.
Sementara itu, menurut Zulfi juga menambahkan bahwa orang Indonesia memiliki beberapa perilaku kebiasaan untuk melakukan penelusuran sebelum menentukan destinasi wisata, hotel atau memilih transportasi perjalanan.
Yang pertama adalah, konsumen Indonesia perlu waktu lama untuk memilih. Menurut Google, rata-rata orang Indonesia yang akan memesan hotel perlu waktu hingga tiga belas hari hanya untuk memilih kamar.
Selain itu, orang Indonesia juga mementingkan harga, lokasi dan promo. Hal ini senada dengan budget yang akan dikeluarkan agar lebih efisien atau tidak terlalu mengeluarkan budget yang besar untuk mendapatkan moment saat berlibur.
Ketiga, banyak keputusan pemesanan dilakukan pada menit terakhir. 24 persen pemesanan hotel dilakukan pada menit terakhir atau kurang dari satu hari, dan menjelang puncak musim liburan angka ini meningkat menjadi 32 persen.
Baca Juga: Waduh, Proyek Milyaran Jadi Rusak Hanya Gara-Gara Bosan
Keempat, orang Indonesia kerap kali melihat review dari orang lain atau influencer terkait destinasi yang akan dikunjungi. Jika mereka sudah merasa yakin, ini akan berbuah pada tindakan booking atau memesan suatu destinasi, hotel bahkan transportasi.
Hal ini juga menjadi sesuatu yang penting bagi kemajuan sebuah industri perjalanan atau online travel untuk mendapatkan traveller baru yang akan menggunakan jasanya, menurut Google.
Annisya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi