Suara.com - Halloween biasanya dirayakan dengan pesta kostum yang unik, nyentrik, atau menyeramkan. Tapi bagaimana jika ada tawaran untuk merayakan Halloween dengan uji nyali di kuburan dengan tawaran bayaran menarik?
Ya, Kai Feller selaku co-founder Bark.com mengatakan mereka yang terpilih nantinya akan diminta datang ke sebuah lokasi rahasia. Kemudian salah seorang paranormal akan membawa peserta ke kuburan. Peserta akan diminta untuk terlibat dalam kegiatan magis yang dilakukan paranormal.
Layaknya aktvitas uji nyali, peserta harus menghabiskan malam hingga terbit matahari di kuburan. Jika tidak menyelesaikan tantangan karena terbirit-birit ketakutan maka peserta tidak akan dibayar.
Namun jika peserta berhasil menyelesaikan uji nyali dan tantangan lainnya di kuburan saat Halloween, peserta akan mendapat hadiah 200 poundsterling atau sekitar Rp 4 juta.
Nah jika Anda tertarik untuk mendaftar, kunjungi saja situs Bark.com sebelum 30 Oktober. Mereka yang terpilih nanti harus memberi tahu tempat tinggal mereka dan pengalaman mereka yang berhubungan dengan supranatural.
Feller mengatakan ada lima peserta yang akan dipilih. Sebagai bocoran, mereka yang cenderung penakut dan sering berkaitan dengan hal-hal ghaib lebih berpeluang untuk menang.
"Halloween adalah momen yang paling menyeramkan sepanjang tahun, dan saya tidak yakin ada orang yang berani menghabiskan malam Halloween di kuburan. Kami senang jika ada yang benar-benar mengajukan diri untuk ini," tandas Feller seperti dilansir dari laman Metro.
Bagaimana, berani untuk uji nyali di kuburan saat Halloween nanti?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan