Suara.com - Liburan merupakan salah satu sarana untuk menurunkan tingkat stres. Namun tahukah Anda bahwa ada beberapa aturan yang harus Anda penuhi ketika liburan, termasuk memperhatikan durasi waktunya biar saat kembali kerja Anda sudah sangat fresh.
Mengutip Nypost, sebuah penelitian terkini menemukan bahwa jika Anda ingin mendapatkan efek positif dari liburan maka sempatkanlah waktu selama empat hari untuk benar-benar terpisah dari urusan pekerjaan dan fokus untuk menikmati waktu libur Anda.
Untuk mendapatkan temuan ini tim OnePoll dan Apple Vacation mengeksplorasi kebiasaan berlibur sekitar 2000 orang Amerika. Hasilnya sebanyak 79 persen responden tidak mendapatkan hasil yang maksimal dari liburan mereka. Setelah diteliti lebih lanjut, sebagian besar responden ini memang tidak maksimal dalam menggunakan jatah libur mereka atau tidak mendapatkan hak libur dari perusahaan.
Bahkan sebanyak 37 persen responden memiliki rasa bersalah jika meninggalkan kantor terlalu lama sehingga mempengaruhi efek rilis stres dari liburan yang mereka jalani. Sekitar 26 persen lainnya juga khawatir mengambil jatah libur karena meyakini ada pengaruhnya dengan kesempatan mendapatkan promosi jabatan.
"Dedikasi ke tempat kerja ini membuat 15 persen orang Amerika merasa bersalah dan stres bahkan ketika mereka mendapatkan kesempatan untuk merencanakan liburan bagi diri mereka sendiri," ujar Sandy Babin, Wakil Presiden Pemasaran, Apple Vacations.
Dan ternyata hal ini lebih banyak dialami generasi milenial dibandingkan generasi sebelumnya. Sekitar 47 persen generasi milenial merasa bersalah ketika mengambil libur terlalu lama dibandingkan dengan generasi yang lebih tua yakni sebesar 19 persen.
Bahkan hasil penelitian ini juga menemukan bahwa 43 persen responden merasa sulit untuk benar-benar menutup diri dari urusan kantor saat liburan karena pengaruh digitalisasi. Ketika komunikasi kantor kini menggunakan WhatsApp maka urusan kantor akan sulit dipisahkan dengan urusan pribadi.
"Kebutuhan untuk relaksasi adalah hal penting bagi para karyawan. Pikiran mengenai kantor atau rasa bersalah karena pekerjaan yang tidak selesai, dapat menyulitkan wisatawan untuk sepenuhnya bersantai. Itu sebabnya hasil survei kami mengungkapkan bahwa waktu empat hari berlibur merupakan waktu ideal untuk mendapatkan sensasi rileks setelahnya," tambah Babin.
Baca Juga: Punya Empat Anak, Tidur Zaskia Adya Mecca Berantakan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Berapa Harga Parfum Dior Ori? Ini 5 Varian Berkelas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
Moisturizer Panthenol yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya
-
Apa Bedanya Tone Up Sunscreen dan Tinted Sunscreen? Ini 5 Rekomendasinya
-
Daftar Tanggal Merah April 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Long Weekend
-
Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah
-
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
-
Doa Halal Bihalal Kantor, Lengkap dengan Susunan Acara yang Formal dan Khidmat
-
5 Face Mist Anti Sumuk untuk Segarkan Wajah saat Cuaca Panas, Lembap Tanpa Rasa Lengket