- Selsun mengandung selenium sulfide untuk mengatasi ketombe dan dermatitis dengan cara pemakaian topikal pada kulit kepala.
- Penyerapan selenium sulfide melalui kulit sangat minim, sehingga risiko masuk ke dalam ASI tergolong sangat rendah.
- Ibu menyusui disarankan berkonsultasi dengan dokter dan lebih memilih alternatif yang terjamin aman untuk kesehatan bayi.
Suara.com - Ketombe dan masalah kulit kepala seperti dermatitis seboroik sering kali menjadi keluhan yang mengganggu, terutama bagi ibu menyusui (busui) yang sedang mengalami perubahan hormon pasca melahirkan.
Salah satu produk yang populer untuk mengatasi ketombe adalah sampo Selsun, mengandung selenium sulfide sebagai bahan aktif utamanya. Namun, muncul pertanyaan penting: Apakah Selsun aman digunakan oleh ibu menyusui?
Jawabannya memerlukan pemahaman yang hati-hati karena melibatkan kesehatan ibu dan bayi.
Apa Itu Selsun dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Selsun adalah shampoo antidandruff yang bekerja dengan cara mengurangi produksi sel kulit mati di kulit kepala, memiliki efek antijamur, dan mengendalikan peradangan.
Terdapat beberapa varian, seperti Selsun Blue (biasanya 1 persen selenium sulfide) dan varian yang lebih kuat seperti Selsun Yellow (hingga 2,5 persen).
Selenium sulfide efektif mengatasi ketombe, pityriasis versicolor, dan seborrheic dermatitis. Produk ini digunakan secara topikal, artinya dioleskan pada kulit kepala lalu dibilas.
Keamanan untuk Ibu Menyusui
Belum ada data yang cukup memadai mengenai penyerapan selenium sulfide ke dalam ASI (Air Susu Ibu). Karena itu, sebagian besar panduan merekomendasikan kewaspadaan (caution).
Baca Juga: BPOM Rilis 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya: Ada Sampo Selsun hingga Produk Madame Gie
- E-lactation dan beberapa ahli farmakologi menyatakan risiko sangat rendah (Very Low Risk) karena penyerapan sistemik melalui kulit kepala sangat minim, terutama jika digunakan sesuai petunjuk dan dibilas bersih.
- Produsen dan situs seperti Alodokter serta HelloSehat menyarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, karena belum ada studi ekstensif pada ibu menyusui.
- Beberapa varian Selsun dari Rohto di Indonesia disebutkan umumnya aman jika hanya pemakaian luar dan sesuai aturan, tetapi varian dengan konsentrasi tinggi (seperti 1,8 persen atau 2,5 persen) mungkin tidak disarankan tanpa pengawasan.
Secara umum, karena selenium sulfide adalah obat topikal dengan absorpsi rendah, kemungkinan masuk ke ASI dalam jumlah signifikan sangat kecil. Namun, prinsip keamanan tetap berlaku: jika tidak mendesak, sebaiknya pilih alternatif yang lebih aman.
Risiko dan Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meski jarang, penggunaan Selsun pada ibu menyusui bisa menimbulkan:
- Iritasi kulit kepala, kering, atau rambut rontok sementara.
- Reaksi alergi (jarang).
- Potensi kontak langsung dengan bayi jika residu shampoo tidak dibersihkan sempurna (misalnya saat memeluk atau menyusui).
Dokter Tom Hale dari InfantRisk menyarankan mencuci area yang diobati sebelum kontak dengan bayi, meski risikonya rendah.
Alternatif yang Lebih Aman untuk Busui
Banyak ibu menyusui memilih shampoo ketombe yang lebih gentle:
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung