Suara.com - Kini traveling telah menjadi gaya hidup, khususnya liburan akhir tahun.
Asia kini menjadi benua dengan pertumbuhan sektor Travel dan Tourism tercepat dibanding negara-negara lainnya. Dalam riset ini disebutkan Indonesia termasuk salah satu negara dengan pertumbuhan traveler tercepat (7.7%).
Riset global ini dikeluarkan oleh World Travel and Tourism Council tahun 2018 seperti tertulis dalam rilis yang dikirimkan Traveloka ke Suara.com.
Melalui pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat Indonesia saat ini semakin menyukai kegiatan berlibur atau traveling.
Bicara tentang liburan, kegiatan traveling bukan sekedar hanya untuk refreshing namun masih banyak dampak positif lainnya yang didapat dari melakukan liburan atau traveling seperti penjabaran berikut:
1. Traveling dapat meningkatkan kesehatan Anda
Traveling akan memberikan dampak yang luar biasa pada kesehatan mental Anda. Berlibur dapat mengurangi tingkat stress atau penat yang membebani di dalam rutinitas sehari-hari. Dengan traveling Anda pasti akan membuat tubuh Anda merasa lebih baik. Bagi sebagian orang, melakukan traveling merupakan obat untuk depresi. Tentu saja, hal ini tidak selalu berlaku untuk semua orang, namun dengan liburan atau traveling Anda akan merasa lebih baik secara fisik maupun psikologis. Maka dapat disimpulkan, manfaat kesehatan dari traveling sangatlah besar.
2. Traveling membuat pandanganmu tentang dunia lebih terbuka
Terbiasa menggunakan bahasa asing dikarenakan traveling dapat meningkatkan kapasitas atau kemampuan kita dalam hal skill berbahasa. Bahkan lebih dari skill berbahasa, dengan traveling Anda dapat lebih mengeksplor diri dan memahami diri lebih dalam lagi, karena saat traveling seringkali terjadi hal yang mungkin di luar dugaan yang memaksa kita untuk dapat lebih berpikir solutif dan kreatif.
Baca Juga: Prabowo Klaim Ada Elite yang Ingin Dukung Dirinya Tapi Diancam
Dengan terbiasa dalam menghadapi situasi baru, lingkungan baru, serta bertemu dengan orang baru saat traveling tentunya akan membuat Anda mulai memahami apa yang berada di luar zona nyaman Anda dan bisa lebih mudah beradaptasi dengan keadaan. Hal ini juga tentunya akan menyebabkan pandangan Anda terhadap dunia akan lebih terbuka, dengan kata lain bahwa Anda mulai menyadari sisi lain dari dunia yang selama ini Anda tidak ketahui dikarenakan Anda telah menjelajahi atau mengeksplor dunia secara lebih jauh dengan traveling.
3. Traveling dapat meningkatkan sifat toleransi
Saat traveling tentunya kita mau tidak mau akan bertemu dengan orang baru, hal ini akan memicu kita untuk beradaptasi dengan siapapun kita temui. Dengan berjalannya waktu, Anda akan belajar untuk memahami perspektif baru dari orang lain dan meningkatkan pula jiwa toleransi yang Anda miliki.
4. Traveling menciptakan memori untuk seumur hidup
Melalui traveling Anda dapat menciptakan memori yang akan terkenang seumur hidup. Adanya experience atau pengalaman saat menjalani traveling terlebih bersama orang-orang terdekat akan membuat terciptanya kenangan-kenangan yang memiliki makna tersendiri bagi para travelers, dan tentunya memori bukanlah hal yang berharga dan tak dapat dibeli dengan uang.
Terlebih dari itu, meskipun mayoritas masyarakat Indonesia menyukai kegiatan Travelling namun kendalanya adalah banyak orang yang ingin mendapatkan liburan dengan mengeluarkan biaya minim dan sangat murah, mungkin juga termasuk Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Berapa Harga Bedak Viva Compact Powder? Ini Daftar Terbaru dan Variannya
-
Aqua Sanctuary di Milan Design Week: Cara Kamar Mandi Berevolusi Jadi Ruang Kesejahteraan Emosional
-
Grace Natalie Anak Siapa? Kini Dilaporkan ke Polisi oleh 40 Ormas Islam
-
7 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Aman, Orangtua Perlu Perhatikan Hal Ini Demi Keamanan Anak
-
5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
-
Mimpi Sakit Pertanda Apa? Ternyata Tak Selalu Buruk, Ini Arti Tersembunyinya
-
4 Shio Paling Pelit, Nomor 1 Terlalu Hemat Uang
-
Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah