Suara.com - Makan dalam kegelapan memberikan sensasi kuliner yang tak biasa. Bukan karena mati lampu, makan dalam kegelapan merupakan salah satu bentuk kampanye kepedulian kepada penyandang tunanetra.
Hotel Fairmont Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Mitra Netra akan menyelenggarakan acara penggalangan dana bertema Dining in the Dark. Acara ini memberikan kesempatan pada para tamu untuk merasakan pengalaman kuliner tanpa indra penglihatan alias mata.
"Acara ini memberikan kesempatan kepada tamu untuk makan dalam kegelapan, di mana para tamu akan menggunakan empat indera mereka dari sentuhan, rasa, penciuman dan suara untuk menyelesaikan perjalanan kuliner. Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk bermitra dengan Yayasan Mitra Netra yang menawarkan berbagai program untuk membantu penyandang tunanetra beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan membekali mereka
dengan keterampilan yang tepat untuk masa depan mereka," ujar Carlos Monterder, General Manager Hotel Fairmont Jakarta, dalam temu media di Fairmont Jakarta, baru-baru ini.
Carlos mengatakan acara Dining in the Dark bertujuan untuk memberikan wawasan tentang perjuangan yang dihadapi oleh penyandang tunanetra sehari-hari.
Tamu akan duduk di ruangan yang gelap gulita. Mereka akan dipandu dan dilayani oleh penyandang tunanetra yang sudah dilatih khusus.
Suara.com sempat merasakan sendiri bagaimana sensasi makan di dalam kegelapan ini. Satu meja makan terdiri dari 4 orang, yang dipandu oleh penyandang tunanetra.
Begitu masuk ke ruangan, tidak akan ada cahaya yang terlihat, dan pandangan akan gelap. Namun jangan takut, pemandu dari Yayasan Mitra Netra yang sudah dilatih akan mengantarkan Anda ke tempat duduk dan menjelaskan tata cara makan di dalam kegelapan.
Uniknya, Carlos mengatakan menu makanan tidak akan diberitahu kepada para tamu, sampai acara selesai. Para tamu bahkan diminta untuk menebak menu apa saja yang dihidangkan ke mereka.
Makan di dalam kegelapan merupakan pengalaman yang luar biasa. Tak bisa melihat membuat indra lainnya menjadi lebih sensitif, sehingga makan terasa lebih nikmat.
Baca Juga: Belalang Goreng, Kuliner Unik yang Bernutrisi Tinggi
Tiket acara ini bisa dibeli dengan harga kurang lebih Rp 2,5 juta. Acara Dining in the Dark sendiri akan berlangsung pada 3 Desember 2018. Nantinya, dana yang terkumpul akan didonasikan ke tiga yayasan, yakni program A Tree for A Child, yang merupakan program CSR grup AccorHotels, yayasab Achiecing The Dream, dan Yayasan Mitra Netra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam
-
Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?
-
Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya
-
Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal
-
Krisis Air Bikin Perempuan Kehilangan Akses Pendidikan, Bagaimana Hubungannya?
-
8 Sepatu Lari Diskon di Sports Station: Adidas, Skechers, hingga Reebok Banting Harga
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia