Suara.com - Sulit sekali mencari pantai yang sepi di Bali, namun pantai Suluban atau Blue Point Uluwatu ini bisa jadi rekomendasi karena tidak terlalu ramai kecuali dikunjungi peselancar.
Surfer dari berbagai negara menikmati keindahan pantai ini karena ombaknya yang tinggi dan pantai yang indah yakni biru kemilau dengan pasir yang putih bersih.
Pantai Suluban Uluwatu merupakan pantai dengan tebing yang terjal dan ombak yang cukup besar. Pantai Blue Point Bali lebih cocok untuk tempat bagi penghobi olah raga selancar air oleh karena itu jika anda liburan ke pantai Blue Point, anda akan lebih banyak melihat bule dari pada wisatawan domestik.
Nama "Blue Point" lebih umum dikenal karena ada Villa bernama Blue Point di area pantai ini, sedangkan nama "Suluban" adalah nama asli yang berasal dari bahasa Bali "mesulub" yang artinya melewati bawah sesuatu, melewati kolong, hal ini menjelaskan karakteristik pantai karena untuk sampai di garis air laut, Anda mesti melewati kolong batu, ya pantainya tersembunyi sehingga Anda harus mengetahui dimana letak kolong batu tersembunyi yang menjadi pintu masuk pantai ini.
Untuk masuk ke pantai ini, Anda tidak dikenakan biaya untuk dapat masuk kawasan pantai, hanya membayar uang parkir sebesar Rp 5.000 per kendaraan.
Lokasinya lumayan jauh dari jalan besar, Anda harus menuruni tangga dan berjalan beberapa ratus meter untuk mendapatkan bibir pantainya.
Pemandangan air laut terlihat dua warna, untuk bagian yang dalam akan berwarna biru tua dan bagian yang dangkal berwarna kehijauan dan dasar laut terlihat.
Nova, wisatawan asal Medan ini menuturkan pangling melihat keindahan Pantai Suluban, karena ia mengunjungi tempat tersebut dari rekomendasi temannya yang merupakan orang Bali.
"Minta rekomendasi teman di Bali, dimana pantai yang belum ramai pengunjung tapi kece dan katanya di sini masih tidak terlalu ramai tapi kece keindahan pantai dan tebingnya cukup memikat dan ternyata benar. Sayangnya saya tidak bisa berselancar dan berenang jadi hanya duduk di pinggir pantai saja," katanya.
Baca Juga: Rizieq Berseru Tak Coblos Penista Agama, Gerindra: Itu Bagian dari Dakwah
Selain itu, pengunjung juga bisa berfoto di bongkahan kapal yang dilukis graffity yang bewarna-warni yang terdampat di bibir Pantai Suluban Uluwatu, Bali ini jadi spot foto yang cukup instagramable lho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir