Suara.com - Zaman sekarang, tak hanya perempuan yang rajin mengunjungi klinik kecantikan untuk melakukan perawatan. Para lelaki kini juga mulai rajin menjalani perawatan di klinik kecantikan. Tapi kira-kira, perawatan apa sih yang biasa di lakukan kaum lelaki?
Disampaikan Yoyo S. Hendrarsin, CEO NMW Clinic, kebanyakan lelaki datang ke klinik kecantikan untuk menjalani perawatan yang dapat mempertahankan tekstur kulitnya. Di NMW clinic misalnya, lelaki datang untuk menghilangkan bekas jerawat yang jika tidak segera ditangani bisa berujung pada tekstur kulit yang tidak merata atau bopeng.
"Cowok kebanyakan datang untuk menghilangkan bekas jerawat biar nggak bopeng. Bopeng juga bukan yang bakal dihalusin kayak perempuan yang mulus gitu, enggak. Tapi lebih tersamar atau nggak bolong-bolong banget," ujar Yoyo dalam temu media di NMW Clinic, Rabu (12/12/2018).
Yoyo menambahkan, selain itu, pasien lelaki umumnya juga datang untuk sekedar facial membersihkan kotoran dan kulit mati di wajah agar tampak lebih segar dan terawat. Seperti kita tahu, tekstur kulit lelaki lebih tebal sehingga cara pembersihannya pun tidak sama dengan kaum hawa.
"Cowok juga lebih ke arah maintanance. Jadi misalnya facial atau membersihkan muka, karena dia naik motor mukanya kotor, kusam. Tapi nggak akan dibuat jadi perempuan yang glowing banget gitu," tambah dia.
Bagi Anda yang penasaran berapa rata-rata biaya minimum untuk melakukan perawatan di NMW Clinic, Yoyo mengatakan kisarannya antara Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu untuk sekali datang. Tentu saja perawatan yang diberikan akan disesuaikan dengan rekomendasi dokter yang menangani saat konsultasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut