Suara.com - Sinterklas merupakan sosok yang identik dengan Natal, dan muncul dalam berbagai budaya. Sinterklas digambarkan sebagai seorang lelaki tua berjenggot putih yang selalu memberikan hadiah kepada anak-anak di Hari Natal.
Secara mitologi, Sinterklas selama ini memang sudah digambarkan sebagai sosok lelaki. Tapi sekarang banyak orang yang berpikiran bahwa semangat Natal harus lebih modern, salah satunya dengan menggambarkan kalau Sinterklas harus bergender netral.
Menurut lebih dari 15 persen orang Inggris yang disurvei tentang Natal, mereka percaya kalau Sinterklas haruslah berganti sosok, bukan lelaki atau perempuan, tapi netral secara gender.
Dilansir dari News, survei ini dilakukan oleh GraphicSprings kepada 400 orang di Amerika Serikat dan Inggris tentang cara memodernisasi sosok Sinterklas.
Di Inggris, misalnya, satu dari enam orang yang ditanyai percaya bahwa Sinterklas haruslah bergender netral.
Dan di Amerika, hampir satu dari lima orang yang disurvei percaya hal tersebut.
Saran lain yang katanya 'lebih modern' tentang gambaran Sinterklas adalah, Sinterklas memakai skinny jeans, Sinterklas yang berotot, dan Sinterklas yang bertato.
Pembahasan hasil survei tersebut dibawa ke ranah media sosial. Salah seorang pengguna Twitter menanggapi hal tersebut.
"Saya sepakat semua setara, tetapi gagasan bahwa kita harus membuat Sinterklas sosok yang bergender netral atau perempuan, itu konyol. Kamu tidak bisa mengubah sejarah - St Nicholas, orang yang memulai seluruh hal itu adalah seorang lelaki," cuit salah satu pengguna Twitter.
Baca Juga: Hilang 10 Tahun, Cincin Pernikahan Ini Kembali ke Pemiliknya
Survei ini sebenarnya dibuat setelah ramai gagasan tentang pergantian Sinterklas si Bapak Natal menjadi Nyonya Claus sebagai pemimpin parade amal akhir tahun di Durham, Inggris.
Seorang anggota dewan independen, Arun Chandran, di Newton Aycliffe, mengomentari gagasan tersebut. "Sinterklas adalah lelaki. Anak-anak akan mengharapkan Sinterklas seorang laki-laki."
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
Terkini
-
Pasar Kripto Mulai Bergairah, Bitcoin Lagi Terbang
-
Perusahaan Ikut Berlomba Cari Cuan di Ajang MotoGP Mandalika
-
Rupiah Melemah Imbas Kembali Memanasnya Timur Tengah
-
Tren Nama Anak Sulit Dieja: Sudahkah Orang Tua Memikirkan Repotnya Kelak?
-
Dekananto Eko Naik Pangkat! Wakapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Dua
-
Dewasa Ternyata Melelahkan: Bedah Makna di Balik Lagu 'Masa Mudaku Habis'
-
Generasi Micin vs Kevin: Kenakalan Remaja atau Cara Melawan Kebosanan?
-
Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan
-
Bitcoin cs Ramai-ramai Merosot, Indeks CFX10 Ikutan Turun 1,98%
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP