Suara.com - Memasak nasi goreng ternyata tidak sesederhana kelihatannya. Bahkan menurut chef, masak nasi goreng yang enak merupakan tantangan tersendiri.
Nasi goreng, mendengar namanya tentu Anda akan membayangkan sajian nasi yang digoreng. Menu ini memang diolah dengan cara digoreng menggunakan sedikit minyak, tapi salah memasaknya bisa jadi rupa dan tekstur nasi goreng menjadi kurang sempurna.
Disampaikan Chef Aga Alvian, seringkali orang menggampangkan cara memasak menu ini. Padahal ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memasak nasi goreng. Pertama kata dia, jenis nasi yang digunakan harus yang bertekstur kering.
"Nasi goreng itu malah lebih menantang pembuatannya. Orang mikir mau belajar masak bisa dimulai dengan bikin nasi goreng padahal tidak semudah itu," ujar Chef Aga pada Suara.com belum lama ini.
Ia menambahkan untuk membuat nasi bertekstur kering untuk menu nasi goreng, Anda bisa membuatnya sehari sebelumnya. Kemudian simpan di dalam kulkas sebelum menggunakannya esok hari.
"Selain itu faktor api juga berperan. Kalau api besar hasilnya akan lebih sempurna. Tidak basah karena minyak," tambah dia.
Itu sebabnya kata dia, nasi goreng yang dijual di gerobak maupun restoran jauh lebih nikmat dibandingkan yang dibuat sendiri. Pasalnya penggunaan kompor biasa dengan api sedang dapat mempengaruhi hasil nasi goreng.
"Itu sebabnya saya tidak rekomendasikan kalau mau belajar masak menunya nasi goreng. Justru menu itu tidak sesederhana namanya," tandas dia.
Baca Juga: Chef Aga Alvian Ungkap Tren Kuliner Indonesia di 2019, Seperti Apa?
Berita Terkait
-
Chef Aga Alvian Ungkap Tren Kuliner Indonesia di 2019, Seperti Apa?
-
Ini 4 Kuliner Khas Indonesia yang Harganya Selangit di Luar Negeri
-
Lihat Seleb Chef Unjuk Gigi Keahlian Memasak, Di Sini Tempatnya
-
Terkuak, Ini Alasan Chef Anthony Bourdain Bunuh Diri
-
Berani Inovasi, Chef Rumahan asal Yogya Bikin Cookies Unik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur