Suara.com - Beroperasinya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ihan Batak di Danau Toba, membawa dampak positif bagi dunia pariwisata di daerah setempat. Para wisatawan dapat menjangkau Pulau Samosir dengan lebih mudah melalui Pelabuhan Ajibata di Kabupaten Simalungun.
Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I, Hariyanto mengatakan, KMP Ihan Batak adalah jenis kapal ro-ro dengan kapasitas 280 penumpang. Selain itu, kapal ini juga mampu mengangkut 35-40 mobil pribadi. Namun, untuk kendaraan campur hanya bisa mengangkut sekitar 22 unit.
“KMP Ihan Batak sudah lama di nantikan untuk sarana transportasi air di daerah setempat. Kapal juga dihadirkan untuk menunjang sektor pariwisata di kawasan Danau Toba. Sebab, Kemenpar sendiri sudah menargetkan 1 juta wisatawan ke Danau Toba sepanjang tahun 2019,” ujarnya, Minggu (30/12/2018).
Hariyanto menambahkan, saat ini KMP Ihan Batak hanya melayani 6 trip setiap hari, dari Pelabuhan Ajibata-Ambarita. Dengan kekuatan dua mesin induk Yanmar 6AYM-Wet, KMP Ihan Batak mampu memberikan pelayanan terbaik, termasuk dari segi keamanan. Yang jelas, kapal ini cukup baik untuk mendukung sektor pariwisata di Danau Toba.
Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani menambahkan, beroperasinya KMP Ihan Batak akan menambah pelayanan kepada wisatawan.
“Dan tentu saja semakin mempermudah pergerakan wisatawan. Sehingga menambah kesiapan destinasi Danau Toba untuk dipromosikan ke negara-negara sumber pasar wisatawan Indonesia. Seperti Singapura dan Malaysia,” katanya.
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu memaparkan, keberadaan KMP Ihan Batak di perairan Danau Toba diharapkan dapat menambah atraksi dan lama tinggal wisatawan di sana.
“Sejauh ini KMP Ihan Batak memang masih dalam masa percobaan. Namun respon masyarakat sudah sangat positif. Feedback dari penumpang akan terus dievaluasi demi memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.
Kiki mengatakan, butuh keseriusan semua pihak untuk mewujudkannya. Harus ada komitmen antara agen wisata dan stakeholder terkait untuk menghadirkan paket wisata yang benar-benar menarik.
Baca Juga: Sambut Wisman, 3 Event Bintan Masuk Calendar of Event Kemenpar 2019
Sementara, Menteri Pariwisata, Arief Yahya sangat mengapresiasi keberadaan KMP Ihan Batak di perairan Danau Toba. Ia menegaskan, KMP Ihan Batak semakin menguatkan aksesibilitas di kawasan pariwisata yang menjadi prioritas pemerintah tersebut.
"Dengan adanya KMP Ihan Batak, artinya aksesibilitas di Danau Toba semakin kuat. Kapal ini memiliki profil bagus, dengan kapasitas muatan yang cukup besar. Dengan demikian, mobilitas wisatawan semakin mudah. Khususnya dari Pelabuhan Ajibata-Ambarita," jelasnya.
Berita Terkait
-
Mengapa Muka Air Danau Toba Terus Menurun? BRIN Ungkap Biang Kerok Sebenarnya
-
Menyusuri Jalur TeleSamosir: Wisata Edukasi Geologi di Jantung Kaldera Toba
-
Hotel Danau Toba Penuh Konflik Warisan, Diangkat ke Film Drama Komedi
-
5 Fakta di Balik Video Viral Anggota DPRD Langkat Pesta di Kapal Mewah Danau Toba
-
Viral! Pemancing Dapat Ikan Mas Jumbo di Danau Toba Tapi Tak Boleh Dibawa Pulang, Ada Apa?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi