Suara.com - Bermodalkan bangunan rumah tua milik orang tuanya yang lama tidak ditempati, Tagor merubah rumah tua menjadi rumah vintage dengan sentuhan modern lampu warna-warni untuk warung Kopi Sipirok yang kini cukup dikenal.
Kopi Sipirok kini mengembangkan sayap memperkenalkan rasa khas Tapanuli Selatan. Berbekal kopi pilihan dari pohon kopi berusia 10 hingga 15 tahun dari kampungnya, Green Coffe Jalan Masjid Raya Baru No 16, Kota Padang Sidempuan menawarkan rasa kopi terbaik dari Kopi Sipirok.
Di Green Coffee terdapat berbagai jenis kopi arabica terbaik asal Sipirok yang sangat kental dengan rasa yang begitu khas diantaranya pea berry (kopi jantan), kopi luwak liar, green coffee, kopi organik specialty, kopi wine dan ada juga kopi robusta.
Kopi Sipirok menawarkan rasa kopi terbaik dengan kriteria umur pokok harus diatas 10 tahun. Green coffee itu produk premium dan andalan, kopi ini dapat dari sortir terbaik green bean kelas grade 1.
"'Dari hasil sortiran kopi seluruh kopi hanya ada 5 persen saja yang menjadi kopi terbaik yang bisa dipakai untuk menghasilkan green coffe, jadi butuh kesabaran ketekunan untuk menghasilkan cita rasa Kopi Sipirok,” kata pemilik Green Coffee Muhammad Tagor Saleh Harahap.
Selain Pilihan Green Coffe pelanggan juga bisa menikmati kopi luwak liar dari hutan di Sipirok, pihaknya menjamin garansi 100 persen asli. Untuk itu, jumlahnya pun sangat terbatas dan sudah hasil sortiran pilihan.
“Ada juga coffee wine (natural processing) dari pohon kopi yang berusia di atas 7 tahun, diperoleh dari biji pilihan 95% redberry, big beans, dan dijemur tanpa dikupas kulit luar selama lebih kurang dua bulan tujuan agar diperoleh rasa dan aroma khas karakter asli kopi tersebut,” tambahnya.
Selanjutnya ada juga kopi organik specialty, dan jumlah kopi ini sangat terbatas dengan kriteria khusus, dengan usia pohon 15 tahun, lebih kurang 3,5 thn tanpa pupuk dan diberi bahan kimia apapun. “Kita pilih redberry, dengan berbagai jenis teknik pengeringan tergantung keinginan,” katanya.
Untuk menemani seduhan kopi hitam tersebut, ada cemilan berupa aneka pilihan donat dan aneka kue.
Baca Juga: Jokowi Kunjungi Korban Tsunami Selat Sunda di Kalianda
Warung kopi ini menjadi destinasi wisatawan saat berkunjung ke Sipirok, Padang Sidimpuan, Suamtera Utara, para pejabat dan artis pun tidak pernah melewatkan tempat ini jika datang ke tempat wisata sekitar.
Kualitas kopi di tempat ini tidak diragukan, bahkan proses pembuatan, penjemuran kopi hingga pengolahan Kopi Sipirok juga bisa dilihat langsung di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak: Pori-Pori Tersamarkan, Makeup Awet Seharian
-
Beda Primer dan Setting Spray, Mana yang Wajib Dipakai agar Makeup Tahan Lama Seharian?
-
5 Alternatif Skin Tint untuk Pengganti Cushion, Wajah Glowing Seharian
-
Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular
-
5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Bagus Anti Kilap Harga Terjangkau, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Tantangan Kreatif Buat Pelajar di Asia: Merancang Wahana Taman Hiburan Impian!
-
Intip 6 Produk Makeup Nagita Slavina di Momen Lebaran yang Bikin Tampil Glowing
-
Kenapa Bulan Syawal Identik Jadi Musim Menikah di Indonesia? Ini Asal-usulnya