Suara.com - Belum kebagian tiket lebaran 2026? Tenang saja, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI saat ini tengah dalam proses finalisasi pengumuman jadwal kereta tambahan lebaran 2026.
Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @kai121_ (8/2/2026) lantaran merespons banyaknya calon penumpang yang mempertanyakan ketersediaan kereta tambahan.
“Saat ini sedang dilakukan proses finalisasi kesiapan kereta api tambahan. Informasinya akan diumumkan setelah proses selesai,” tulis KAI.
Proses finalisasi ini dibutuhkan untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keamanan perjalanan. Pemeriksaan teknis dan operasional ini untuk memastikan bahwa semua kereta dalam kondisi terbaik sebelum melayani pelanggan di puncak arus mudik dan arus balik lebaran.
Jadwal kereta tambahan lebaran 2026
KAI meminta Anda untuk bersabar karena proses pemeriksaan sarana dan prasarana masih terus dilakukan. Informasi mengenai pembukaan penjualan tiket kereta api tambahan untuk mudik Lebaran 2026 nantinya akan diumumkan melalui media sosial resmi KAI121.
Sambil menunggu jadwal penjualan resmi dirilis, KAI mengimbau calon penumpang agar menyiapkan beberapa hal penting supaya proses pemesanan tiket dapat berjalan lebih lancar.
Anda diminta memastikan data diri, seperti penulisan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta tanggal lahir, sudah sesuai dengan identitas resmi. Data pada tiket harus sama dengan KTP atau kartu keluarga (KK) guna menghindari kendala saat pemeriksaan maupun proses boarding. Selain itu, Anda juga disarankan menentukan tanggal keberangkatan sejak awal agar tidak keliru memilih jadwal perjalanan.
Bagi Anda yang berencana membeli tiket secara rombongan, seluruh data penumpang sebaiknya telah disiapkan sebelum penjualan dibuka agar proses pemesanan tidak terburu-buru. KAI juga mengingatkan calon penumpang untuk memastikan metode pembayaran, baik melalui dompet digital maupun layanan perbankan, dalam kondisi aktif agar transaksi tidak gagal.
Koneksi internet yang stabil juga menjadi faktor penting, mengingat penjualan tiket biasanya berlangsung cepat.
Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Sampai Kapan? Cek Infonya di Sini!
Sebelumnya, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa KAI akan mengoperasikan kereta api tambahan selama periode mudik Lebaran 2026. Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap penyelesaian.
“KAI terus mempersiapkan langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran, termasuk rencana pengoperasian KA tambahan yang akan diumumkan setelah proses finalisasi,” ujar Anne dalam keterangannya.
Meski tiket kereta api tambahan belum tersedia, penjualan tiket reguler untuk arus balik telah dibuka sejak 6 Februari 2026. Adapun pola pemesanannya adalah sebagai berikut:
- Pembelian pada 9 Februari untuk keberangkatan 26 Maret 2026 (H+4 Lebaran).
- Pembelian pada 10 Februari untuk keberangkatan 27 Maret 2026 (H+5 Lebaran).
- Pembelian pada 11 Februari untuk keberangkatan 28 Maret 2026 (H+6 Lebaran).
Pola ini berlanjut hingga pembelian pada 15 Februari untuk keberangkatan 1 April 2026.
Sementara itu, hingga 4 Februari 2026, total tiket KA Lebaran yang berhasil terjual mencapai 435.708 tiket.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran, yaitu Kamis, 19 Maret 2026, dengan penjualan tertinggi sebanyak 58.759 tiket. Angka tersebut disusul H-3 Lebaran dengan total penjualan mencapai 56.685 tiket.
Stasiun tujuan favorit untuk arus mudik (H-10 sampai dengan H+1) adalah Purwokerto, Yogyakarta, Semarang Tawang, Kutoarjo, dan Surabaya Pasarturi.
Demikian informasi mengenai jadwal penjualan tiket kereta api lebaran 2026 yang sampai saat ini masih berada dalam tahap finalisasi demi kenyamanaan dan keamaan calon penumpang. Pastikaan untuk selalu memantau berbagai media sosial PT KAI untuk mendapatkan informasi terbaru.
Jika sudah ada informasi terbaru, pastikan untuk mengecek kembali kebeneran informasi dalam tiket Anda dan pastikan stand by beberapa menit sebelum tiket dibuka karena kemugkinan peminatnya masih tinggi.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali