Suara.com - Tren fesyen terus berkembang dan diprediksi, tas ransel seukuran manusia akan menjadi tren di 2019 ini.
Tas super besar yang dibuat oleh CWF tersebut kini tengah mendapatkan perhatian besar oleh masyarakat Jepang dan dijual secara eceran di Plywood.
Ransel raksasa yang diberi nama "Backpacker's Closet" itu dianggap cocok untuk jadi teman berkemah dan sangat ideal untuk menyimpan banyak pakaian.
Produsen bahkan mengatakan kalau ransel raksasa dapat digunakan sebagai lemari alternatif dilansir dari Nypost.
Ransel raksasa tersebut tersedia dalam tiga warna berbeda yaitu krem, zaitun dan hitam.
Ransel sendiri dipatok dengan harga sekitar 240 dolar AS atau hampir Rp 3.5 juta dan dapat menampung berat sampai 3.5 pon atau sekitar 15 kg.
Bagaimana, tertarik untuk memiliki tas ransel seukuran manusia ini?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
-
Hot Wheels Monster Trucks Live Perdana di Indonesia, Hadirkan Aksi Ekstrem di Indonesia Arena
-
LSPR Teatro Hadirkan Musikal "Dunia Dalam Sepotong Naskah"
-
Jelang Demo 27 Agustus, DPR Klaim Aktivitas Parlemen Tetap Berjalan Normal
-
Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan
-
Media Belanda Bongkar Efek Dahsyat Ole Romeny dan Justin Hubner, Fortuna Sittard Ketiban Berkah
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis
-
Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan