Suara.com - Starbucks Coffee Sanctuary Bali resmi dibuka.
Berbeda dengan gerai Starbucks pada umumnya, Starbucks Coffee Sanctuary yang baru dibuka di Pulau Bali tanggal 13 Januari 2019 ini memiliki nuansa spesial.
Starbucks Coffee Sanctuary Bali berlokasi di Jalan Sunset Road no 77, Seminyak, Kuta, Bali, Starbucks Coffee Sanctuary ini dinyatakan sebagai yang terbesar di Asia Tenggara dan satu-satunya di Indonesia.
BACA JUGA: Berawal dari Jual Teh, Pasangan Lansia Ini Berhasil Traveling ke 23 Negara
Di Starbucks Coffee Sanctuary Bali, para pecinta kopi bisa menikmati langsung biji kopi pilihan sekaligus belajar proses pengolahan kopi mulai dari biji hingga disajikan kepada pelanggan.
Tak hanya itu, Starbucks Coffee Sanctuary Bali ini juga dilengkapi dengan aneka macam dekorasi serta interior yang dijamin bakal membuat betah.
Penasaran seperti apa?
1. Dilengkapi desain ornamen yang didedikasikan untuk 6 daerah penghasil kopi di Indonesia, yaitu Sumatra, Sulawesi,Jawa, Bali, Papua Barat, dan Flores
2. Dengan dinding kaca, pengunjung di Starbucks Coffee Sanctuary Bali bisa melihat langsung keindahan Pulau Dewata sambil menyesap kopi
Baca Juga: Kalender Event Wisata 2019 Terlengkap Dirilis Kemenpar, Dicatat Ya
3. Interior Starbucks Coffee Sanctuary Bali bikin adem, lengkap dengan tanaman kopi sebagai penghias
4. Di Starbucks Coffee Sanctuary Bali, pengunjung bisa lebih mudah berinteraksi dengan para barista nih
5. Starbucks Coffee Sanctuary Bali nyaman sekaligus instagenic sekali, ya?
Starbucks Coffee Sanctuary Bali ini baru dibuka di Pulau Dewata, jadi bagi Anda para pecinta kopi pun harus berkunjung ke Bali jika ingin mampir. Tertarik ke sini?
Guideku.com/Amertiya Saraswati
Berita Terkait
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji
-
Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN