Suara.com - Wow, Sekelompok Perempuan Tunisia Demo Minta Poligami Dibolehkan.
Jumlah perempuan lebih banyak dari pada laki-laki membuat perempuan di Tunisia mulai khawatir akan jodoh.
Solusi poligami semakin dipandang serius di Tunisia, sebab sekelompok perempuan Tunisia menuntut pemerintah melegalkan poligami di media sosial.
Dilansir dari Middle East Monitor, poligami adalah masalah tabu di Tunisia dan kejahatan yang dapat dihukum.
Namun, Presiden Forum Kebebasan dan Kewarganegaraan Fathi Al-Zghal, mengonfirmasi bahwa demonstrasi itu spontan dan datang dalam kerangka advokasi untuk menyelesaikan masalah kehidupan wanita lajang di negara ini.
Fathi Al-Zghal telah menekankan dalam pernyataan pers sebelumnya bahwa para perempuan akan berpartisipasi dalam demonstrasi untuk mengekspresikan kemarahan mereka atas kegagalan Tunisia untuk mengizinkan poligami.
Dia menambahkan bahwa "Protes itu tidak terkait dengan entitas politik dan tidak dipimpin oleh asosiasi apa pun".
Seruan untuk demonstrasi telah memicu perdebatan tentang masalah poligami, yang ditolak oleh mayoritas warga Tunisia tetapi didukung oleh minoritas dengan dalih mengikuti hukum Syariah.
Dalam konteks ini, peneliti peradaban Islam, Sami Braham, menulis bahwa. "Perempuan yang belum menikah yang melewatkan kesempatan pernikahan percaya bahwa membuka pintu poligami akan memungkinkan mereka untuk menikah."
Baca Juga: Mendadak Ada Demo Ibu-ibu Bela Vanessa Angel: Adili Laki-laki Hidung Belang
Namun, dia menambahkan, "Menurut perkiraan saya, dan menurut pengetahuan saya tentang jenis kelamin laki-laki tempat saya berasal, kebalikannya akan terjadi karena krisis akan diperburuk oleh laki-laki yang mencari perempuan yang lebih muda, kecuali mereka menerima pernikahan sebagai tindakan amal dan kebaikan."
Sejumlah aktivis percaya bahwa panggilan untuk poligami dimotivasi oleh partai-partai politik untuk menargetkan gerakan Ennahda Islam dan mengubah citranya sebelum pemilihan mendatang.
Aktivis Mohammed Nur Musa menggambarkan demonstrasi sebagai "ide Setan" yang bertujuan untuk memobilisasi pendukung rezim dan mitra-mitranya untuk mendistorsi gerakan Ennahda Islam. "Ini adalah rencana gagal yang tidak akan menipu orang-orang Tunisia yang pintar," tambahnya.
Menurut laporan terbaru yang diterbitkan oleh Kantor Nasional untuk Keluarga dan Penduduk pada bulan Desember 2017, Tunisia adalah salah satu negara dengan tingkat keengganan tertinggi untuk menikah sebanyak 60%, jauh lebih tinggi daripada rasio negara Arab lainnya.
Laporan itu mengungkapkan bahwa jumlah perempuan lajang telah meningkat menjadi lebih dari 2,25 juta, dari total 4,9 juta perempuan di negara ini. Ini telah meningkat dari hanya 990.000 pada tahun 1994, dengan usia kehamilan tertinggi di antara wanita usia 25-34.
Menurut sebuah studi internasional yang dilakukan pada bulan Desember, Tunisia berada di peringkat keempat di dunia Arab dan pertama di Afrika utara dalam persentase perempuan lajang.
Namun, sosiolog Salahuddin Ben Faraj tidak melihat poligami sebagai solusi untuk masalah ini. "Poligami akan membuka pintu bagi munculnya masalah sosial baru yang tidak ada saat ini," ujar Ben.
Wah bagaimana menurut kamu demo sekelompok perempuan di Tunisia ini? Apakah poligami bisa jadi solusi banyaknya perempuan jomblo dapat pasangan? (Yasinta Rahmawati)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional