Suara.com - Sejarah Cheetos, Camilan Keju Gurih Ini Awalnya Makanan Tentara AS!
Siapa yang tak kenal dengan Cheetos, brand camilan crunchy, gurih, berbubuk keju, dan digemari anak-anak hingga dewasa?
Nah, tahukah kamu ternyata ada keterlibatan tentara militer Amerika Serikat dalam proses penemuan Cheetos?
Hal tersebut diungkap dalam buku berjudul 'Combat-Ready Kitchen: Bagaimana Militer AS Membentuk Cara Makan Anda', yang ditulis oleh Anastacia Marx de Salcedo.
Dikutip dari Foodbeast, pada Perang Dunia II tentara AS melakukan penelitian tentang bagaimana membuat makanan yang tidak cepat kadaluarsa dan mudah dikemas dalam paket makanan tentara.
Apalagi salah satu makanan pokok mereka, keju, diketahui tidak mampu bertahan lama.
Jadi salah satu langkah pertama dalam menciptakan keju yang lebih tahan lama adalah lewat proses yang dikenal sebagai pengemulsi garam, suatu proses yang menciptakan produk seperti keju.
Mereka mengurangi volume air pada keju, yang lalu dikeringkan pada ruang pengering dan dipecah menjadi bentuk kotak-kotak.
Penelitian sendiri dilakukan oleh Laboratorium Penelitian Subsisten Quartermaster Corps, dibantu berbagai universitas dan industri seperti Kraft.
Baca Juga: Termometer Dikira Testpack, Obrolan Pasangan Remaja Ini Viral di Internet
Pada dasarnya, itulah cerita bagaimana bubuk keju yang menjadi dasar camilan Cheetos sekarang bisa ditemukan.
Bubuk pertama dikembangkan oleh seorang ilmuwan susu USDA, George Sanders, pada tahun 1943 lalu.
Setelah perang dunia berakhir, banyak bubuk keju tersisa di gudang militer. Di situ produsen makanan masuk, membeli bubuk untuk kemudian mencampurnya menjadi barang lain sebagai keju ekstra.
Itulah sejarah Cheetos, makanan yang awalnya dibuat untuk tentara AS. Menarik ya?
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Salah, Begini Cara Memilih Makanan Ringan Setelah Olahraga
-
Kerja di Kantor Bikin Orang Tambah Gemuk, Studi Ini Jelaskan Penyebabnya
-
Pencetus Keripik Fenomenal Ini Ternyata Anak Muda dari Indonesia
-
Unik, Mesin Penjual Otomatis Ini Jual Serangga untuk Ngemil!
-
Tidak Boleh Terlewat, Ini Camilan Sehat Anak Saat Bepergian
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak
-
Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda
-
Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia
-
Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro