Suara.com - Mesin penjual otomatis biasanya berisiko jajanan atau minuman ringan. Tapi di Jepang, ada mesin penjual otomatis yang menjual serangga sebagai camilan.
Jepang dikenal sebagai negara maju penuh kreativitas. Bayangkan saja, kalau masyarakat Indonesia masih banyak yang kebingungan dengan mesin penjual minumanan otomatis, di Jepang sudah ada mesin penjual serangga otomatis!
Dilansir Soranews24, mesin tersebut ada di Kumamoto Jepang yang menjual sepuluh produk serangga yang dapat dimakan.
Sepuluh serangga tersebut diantaranya kumbang badak Jepang, jangkrik mol, kumbang penyelam, dan pupa.
Sebagian besar dari produk serangga dikemas dengan cara dikeringkan dan simpan ke dalam paket yang disegel.
Dari berbagai produk yang ada di mesin penjual otomatis tersebut, Cricket Protein Bar yang dijual dengan harga 700 yen (Rp 92 ribu) menjadi produk serangga termurah.
Tapi kalau Anda ingin sesuatu yang mirip dengan sekantong keripik kentang, Anda bisa mencoba sebungkus Salted Crickets yang dijual seharga 1.300 yen (Rp 170 ribu).
"Lebih baik memakannya dengan sedikit mayones atau sedikit cabai merah. Tapi kumbang selam dan serangga air raksasa dimaksudkan untuk konsumen yang lebih berani mencicipi makanan ekstrem," kata orang di balik mesin penjual camilan serangga otomatis tersebut, Tomoda Toshiyuki.
Kata Tomoda, ia merasa penasaran dengan serangga yang dapat dimakan. Ia lalu menyiapkan mesin otomatis untuk melihat apakah orang Jepang mau mencoba mengonsumsi serangga.
Baca Juga: Agnez Mo Curhat ke Jokowi Sering Dianggap Arogan
Rasa coba-coba berbuah hasil. Hingga kini, sudah lebih dari 500 unit mesin otomatis yang terjual ke pasaran.
Meski sukses menjalankan bisnis tersebut, ternyata Tomoda pernah membenci serangga.
"Serangga selalu tampak siap untuk bertarung, tetapi aku adalah tipe yang damai," tutup lelaki berusia 34 tahun tersebut.
Bagaimana, tertarik membuat mesin penjual otomatis serupa di Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Inspiratif, Kisah Suli dan Komunitas TWS Gagas Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di NTT
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan Kuota Terbanyak, Aman Buat War Tiket!
-
Kampung Ramadan Wedomartani, DRW Skincare Hadirkan Berbagi dan Pemberdayaan UMKM
-
6 Sepatu Sandal Unisex Paling Nyaman dan Stylish untuk Acara Ramadan
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya
-
THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Paling Lambat Tanggal Berapa? Simak Ketentuannya
-
Lengkap! Jadwal Menu Buka Puasa dan Sahur Gratis di Masjid Kampus UGM Selama Ramadan
-
Jejak Pendidikan Alex Noerdin: Pernah Ikut Program Harvard hingga Kena Kasus Korupsi
-
Parfum Siang vs Malam: Beda Waktu, Beda Aura, Beda Karakter Wangi