Suara.com - PDIB Gelar Debat Terbuka Bahas Masalah Kesehatan.
Ketidakpuasan para dokter terhadap sistem kesehatan di Indonesia mendorong Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) menggelar pertemuan akbar bagi seluruh dokter, dokter gigi dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran maupun Kedokteran Gigi yang dikemas dalam bentuk debat terbuka.
Disampaikan Ketua Panitia dr Reno Yonora, SpAn, kegiatan ini akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan seperti unsur pemerintah baik eksekutif maupun legislatif, perguruan tinggi, lembaga sosial masyarakat termasuk para pakar dan tokoh nasional di bidang kesehatan dan kedokteran. Debat terbuka ini akan dilangsungkan pada Kamis (21/2/2019) berlokasi di Museum Kebangkitan Nasional atau dulu dikenal sebagai Kompleks Ex STOVIA, sekolah kedokteran pertama di Indonesia.
"Acara Debat ini mengundang banyak pihak terkait, seperti Ketua Komisi IX DPR RI, Menteri Kesehatan, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Direksi BPJS Kesehatan, Pengurus Besar Ikatan Dokter lndonesia (lDl) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Perhimpunan Perawat (PPNI), Bidan (IBI), Apoteker, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Perwakilan Faskes Primer, lndustri Alat Kesehatan, lndustri Farmasi dan para tokoh nasional," ujar dokter yang akrab disapa Reno ini dalam temu media di Jakarta, Rabu (20/2/2019).
Dr Eno menambahkan, acara ini diharapkan dapat membuka tabir permasalahan terkini khususnya di bidang kesehatan dan kedokteran di Indonesia sehingga dapat ditemukan jalan penyelesaian secara bersama-sama.
"Di tempat debat, kami menyediakan 'Catatan Lembaran Putih' berupa kain putih puluhan meter sebagai tempat menulis usulan dan masukan untuk semua yang hadir. Usulan dan masukan juga bisa lewat media online via email khusus acara ke kembalikeStovia@yahoo.com," imbuh dia.
Rencananya, kata dia, semua hasil dari debat terbuka ini akan didokumentasikan dan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul 'Kembali ke STOVIA: Bangkitkan Kembali Harkat dan Martabat Profesi Dokter lndonesia' yang akan menorehkan sejarah perjuangan seluruh dokter lndonesia mencari solusi permasalahan kesehatan di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi