Suara.com - Sebuah studi terkini yang dilakukan World Bank atau Bank Dunia menemukan bahwa hanya enam negara di dunia yang berhasil menerapkan kesetaraan gender. Yang menyedihkan, negara adikuasa Amerika Serikat bukan salah satu di antara daftar pemberi kesetaraan hak antara lelaki dan perempuan.
Untuk mengarah pada kesimpulam ini, Bank Dunia menganalisis hak-hak hukum dan ekonomi antara lelaki dan perempuan selama satu dekade di seluruh dunia. Hingga akhirnya ditemukan bahwa Swedia, Luksemburg, Latvia, Denmark, Belgia dan Perancis adalah negara yang telah menjalankan kesetaraan gender di bidang hukum dan ekonomi secara maksimal atau memiliki nilai 100.
Sementara Amerika Serikat hanya menerima skor 83,75. Sedangkan negara-negara dengan peringkat terakhir dalam hal kesetaraan gendrr dengan skor di bawah 35, antara lain Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Iran, dan Sudan.
Dari 131 negara yang diteliti, 274 undang-undang dan peraturan telah diterapkan untuk meningkatkan kesetaraan gender selama dekade terakhir. Kesetaraan gender ini dinilai dari segi upah atau gaji yang setara, tidak ada pelarangan bagi kaum Hawa ke suatu tempat, pekerjaan yang sama rata baik lelaki maupun perempuan, hak untuk memiliki anak dan menikah yang selama ini masih terkesan dipaksakan bagi kaum Hawa.
"Kita tahu bahwa perempuan menghadapi banyak hambatan untuk mencapai posisi eksekutif dan CEO. Studi ini menunjukkan bahwa beberapa negara sudah memberikan keleluasaan bagi kaum hawa untuk berkembang," ujar Jill Yavensky, seorang profesor sosiologi di University of North Carolina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron
-
Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang
-
Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026
-
Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar
-
800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan
-
Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman
-
KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883