Suara.com - Hubungan sesama jenis memang masih jadi kontroversi dan tidak semua orang bisa menerimanya. Seorang gay asal India menceritakan pengalaman pahitnya saat menjalani pernikahan sesama jenis dan dipaksa dandan seperti wanita.
Dilansir dari Daily Star, pria bernama Roy Singh ini bercerita jika dia memiliki kecenderungan suka sesama jenis. Pada usia 18 tahun, dia menikahi pasangannya.
Bukannya hidup bahagia, Roy malah diperlakukan secara tidak adil oleh keluarga pasangannya. Pada hari pernikahan, Roy dipaksa dandan seperti wanita, termasuk menggunakan makeup dan pakai baju pengantin wanita.
Biar lebih meyakinkan, Roy Singh juga harus menggunakan wig dan high heels dalam pesta adat India itu. Kepada tamu undangan, mertuanya berkata jika Roy bernama Lucky dan berstatus janda.
Roy sendiri mengaku tersiksa dengan 'status' barunya saat menikah. Dia khawatir penyamarannya akan terbongkar, lagipula hati kecil Roy menjerit dan dia tidak mau jadi wanita.
Roy sepenuhnya menyadari jika dia gay. Namun, bukan berarti dia akan berubah menjadi wanita seutuhnya.
Setelah menikah, Roy masih harus berjuang dengan status barunya. Dia tetap dipaksa jadi wanita oleh mertuanya. Bahkan kalau Roy nekat keluar kamar tanpa pakai wanita, dia dihukum dan tidak boleh keluar kamar lagi.
Masalah demi masalah membuat Roy merasa semakin tertekan dengan pernikahan sesama jenis yang dijalaninya. Dia bahkan tidak diperbolehkan menggunakan toilet oleh mertuanya.
Roy sehari-hari hanya diberi makan sekali berupa biskuit sereal dan jus. Dia juga punya tanggung jawab baru, yakni membersihkan rumah selama 18 jam sehari.
Baca Juga: Mimisan karena Terpapar Asap Rokok, Wanita Ini Buat Catatan Memilukan
Tak kuat dengan segala tekanan yang ada, Roy pun memutuskan kabur setelah bertahan 9 bulan di rumah mertua. Diceritakan jika Roy juga sempat melakukan percobaan bunuh diri.
Saat ini Roy Singh tinggal di Manchester dan mulai bangkit. Dia sudah bisa menghidupi dirinya sendiri dengan menjadi drag queen.
Bagi Roy, pengalaman masa lalu itu membuatnya sering berteriak pada malam hari dan berkata pada dirinya sendiri bahwa dia bukan wanita. Pernikahan sesama jenis ternyata tidak seindah yang dia bayangkan sebelumnya. (DewiKu.com/Rima Suliastini)
Berita Terkait
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Kakak Angelina Jolie Berharap Bisa Sambung Silahturahim dengan Adiknya Setelah Mengaku Gay
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar