Suara.com - Rilis Kereta Api Baru, Wisata ke Gunung Fuji Kini Cuma 2 Jam dari Tokyo.
Pukul 8.30 pagi, pada Sabtu 16 Maret 2019, sebuah kereta api express terbatas Fuji Kaiyu (kereta tamasya) berangkat perlahan-lahan dari Platform 9 di Stasiun JR Shinjuku Tokyo.
Mengutip Straittimes (21/3/2019), salah satu yang menarik dari perubahan jadwal kereta api East Japan terbaru ini adalah peluncuran layanan ekspres terbatas yang membawa langsung penumpang dari stasiun Shinjuku ke Stasiun Kawaguchiko di Prefektur Yamanashi, yang terletak di dekat Gunung Fuji yang terkenal.
Tentunya Anda yang ingin berkunjung ke gunung Fuji, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan dari Tokyo, dan catatan waktu ini tentu super cepat dibanding sebelumnya.
Seperti diketahui untuk mencapai daerah ini melalui layanan ekspres terbatas dari Stasiun Shinjuku sebelumnya, penumpang harus turun berganti beberapa kereta di Stasiun Otsuki yang tentu memakan waktu lebih lama.
Menurut pemerintah daerah di Yamanashi, destinasi wisata setempat baik itu ke gunung Fuji menerima sekitar 32,16 juta wisatawan, termasuk wisatawan domestik pada tahun 2017. Sumbangsih turis yang hadir berkat peningkatan di dua titik wisata yaitu ke Gunung Fuji, dan Danau Kawaguchi.
Cerita seru ini diamini seorang turis Amerika berusia 35 tahun dari Arizona yang menggunakan layanan kereta api baru ini pada Sabtu lalu. Setibanya di Stasiun Kawaguchi, dia mengatakan nyaman untuk bisa sampai ke Gunung Fuji dalam dua jam tanpa berganti kereta. Perjalanan itu sangat nyaman, tambahnya.
Menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang, 31,19 juta wisatawan asing mengunjungi Jepang pada tahun 2018, meningkat 8,7 persen dari tahun 2017 dan pertama kali jumlahnya mencapai 30 juta.
Angka itu hampir tiga kali lipat sejak 2013, ketika melampaui 10 juta untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Microsoft: Windows 7 Sudah Selesai
Pemerintah bertujuan untuk meningkatkan jumlah ini lebih jauh lagi, menetapkan target-target baik itu perubahan kecil seperti kereta tadi untuk mencapai 40 juta pada tahun 2020 dan 60 juta pada tahun 2030.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok
-
Dari Merak hingga Ketapang, Mudik Kini Didukung Fasilitas Perjalanan yang Lebih Praktis
-
Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung
-
7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga
-
7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026
-
5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri