Suara.com - Pasang Foto Anak-Anak di Selebaran DPO, Polisi Diprotes Warganet
Polisi di Zhenxiong, China menuai kontroversi setelah memasang wajah anak-anak dalam daftar pencarian orang atau DPO.
Dia adalah Ji Qinghai, pemuda berusia 17 tahun yang menjadi tersangka tindak kejahatan berbahaya yang selalu lolos dari tangkapan polisi.
Sayangnya polisi tidak memiliki foto terkini Qinghai dan malah memasang foto Qinghai saat masih duduk di Taman Kanak-kanak untuk selebaran DPO.
Dilansir Oddity Central, tindakan tersebut membuat orang-orang di media sosial mengejek pihak kepolisian.
Dan pada 20 Maret 2019 kemarin, polisi Zhenxiong mengeluarkan pernyataan permohonan maaf atas penggunaan foto masa kecil tersangka.
Polisi juga menjelaskan bahwa mereka tidak dapat menemukan foto-foto terbaru dari Qinghai dan mengira kalau tersangka masih bisa dikenali lewat foto masa kecilnya.
Penjelasan tersebut malah membuat segalanya menjadi lebih buruk. Dan pada 21 Maret, polisi memutuskan untuk menarik foto Qinghai dari daftar DPO.
Setelah foto Ji Qinghai viral di aplikasi WeChat dan Weibo, orang-orang malah menemukan dua foto 'anak-anak' lainnya yang digunakan polisi dalam daftar DPO.
Baca Juga: Lantaran Penarikan Motor, Dua Kelompok Tawuran di Tangerang
Kali ini, polisi hanya bereaksi dengan mencabut foto-foto tersebut dan tidak memberikan penjelasan apapun.
Mereka hanya meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan dan mengatakan telah belajar serta berjanji untuk melakukan segala daya dan upaya untuk mencegah hal semacam ini terjadi lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?
-
Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari
-
Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah
-
Antrean Biosolar Diurai, 13 SPBU di Palembang Kini Buka 24 Jam
-
Menteri Mukhtarudin Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Kementerian demi Perlindungan Pekerja Migran
-
Jawab Kritik, Waket Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Perlu Keterlibatan Koalisi Masyarakat Sipil
-
Perbedaan Warm, Cool, dan Neutral Undertone untuk Bedak, Jangan Sampai Salah Shade!