Suara.com - Tindakan Sepele di Pesawat Ini Bisa Bikin Kesal Penumpang Lain Lho!
Bukan penumpang yang tidur mendengkur atau anak kecil menangis sambil menjerit-jerit, tapi ada hal lain yang bisa bikin sebal penumpang lain dalam penerbangan.
Menurut seorang penulis dan traveler, Anna Gingras, ada satu etika dan kebiasaan yang mesti dibicarakan demi kenyamanan semua, yaitu kebiasaan menyandarkan kursi.
"Ada satu hal yang saya benci saat terbang, dan itu bukan tiket yang mahal atau bayi yang menangis tiga deret di depan saya di kelas ekonomi. Tapi orang-orang yang menyandarkan kursi mereka dan mengabaikan orang di belakang mereka," kata Gingras, seperti yang Suara.com lansir dari Mirror.
Kata Gingras, menyetting sandaran kursi dapat diterima jika penerbangan berlangsung lebih dari empat jam.
Jadi baiknya jangan duduk bersandar dalam waktu penerbangan yang lebih pendek, hal itu bisa membuat penumpang di belakang merasa memiliki ruang yang sempit.
"Anda tahu, Anda payah ketika menekan tombol kursi itu, tapi kalau Anda benar-benar masa bodo, dengar ini, tindakan Anda memiliki konsekuensi langsung untuk orang-orang di sekitar Anda, ruang yang Anda ambil adalah milik orang lain," ketusnya.
Pendapat Gingras yang keras ini kemudian disebarkan di media sosial, Twitter. Lalu tahu apa kata warganet?
Sebagian besar dari mereka setuju dengan pendapat Gingras, sebagian lainnya sama sekali tidak.
Baca Juga: Perang Boeing - Airbus Untungkan Produsen Pesawat China
"Sebagai seorang yang sering bepergian, saya tidak pernah mengerti perspektif ini," tulis Steve Peoples.
"Tidakkah seharusnya Anda marah pada maskapai penerbangan karena menjual kursi yang sempit? Atau diri Anda sendiri karena tidak membayar lebih banyak ruang? Jika Saya membayar untuk kursi yang bisa bersandar, saya akan bersandar,"
Namun banyak juga yang setuju dengan pendapat Anna Gingras.
Dan Hoffman menulis: "Kesepakatan yang kuat! Pada akhirnya, Anda memiliki dua pilihan: semua orang bersandar atau tidak ada yang bersandar. Yang terakhir jelas lebih disukai,"
Sekarang, di sisi mana Anda berada? Setuju atau tidak?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN