Suara.com - Pasta merupakan salah satu makanan Italia yang paling populer dan digemari masyarakat Indonesia.
Dijual di mana-mana, pasta juga dapat dibuat dengan mudah. Banyak bahan-bahan pasta dijual di warung hingga pasar swalayan.
Tapi menurut seorang ahli pembuat pasra asal Italia, Giovanni Rana, ada kesalahan umum yang biasa kita lakukan saat membuat pasta.
Giovanni dan menantunya Antonella Rana memang dikenal telah membuat pasta sejak berpuluh-puluh tahun lalu.
Terutama Giovanni Rana yang telah memasak pasta sejak tahun 1960-an.
Kata Giovanni, kesalahan umum saat membuat pasta adalah terlalu banyak saus yang dipakai.
Orang biasanya menggunakan setoples penuh saus pasta, padahal baiknya lebih sedikit dari itu.
"Ketika Anda membuat pasta segar yang luar biasa, rasanya pasti ada di dalam. Anda hanya perlu menambahkan sedikit minyak zaitun extra virgin dan taburan Parmigiana Reggiano," ujarnya, dilansir Mirror.
"Jika Anda ingin lebih meningkatkan rasa, gunakan saja saus, tetapi hanya dalam porsi sendok kecil," kata Antonella lagi.
Baca Juga: Ingin Terus Santap Pasta Tetapi Bobot Tak Melonjak? Begini ...
Ia melanjutkan, orang Italia biasanya hanya memakai sedikit saus untuk menambahkan rasa segar.
"Secara umum, cara paling tradisional untuk makan pasta segar adalah dengan sangat menghormati proporsi. Ratunya adalah pasta dan saus adalah alatnya," tandasnya.
Antonella juga mengatakan bahwa ada kesalahpahaman umum tentang pasta al dente.
Katanya, orang Italia di Selatan menyukai pasta setengah mentah sementara yang di Utara lebih menyukai pasta yang lebih lembut.
Dan cara terbaik memasak pasta adalah dengan mengikuti saran pada paket dengan baik dan benar. Mudah!
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar