Suara.com - Saat berkunjung ke negara lain, sudah sewajarnya jika turis memperhatikan benda-benda apa saja yang tidak boleh dibawa masuk atau harus dideklarasikan di bea cukai.
Meski begitu, ada kalanya pula kita tidak sadar bahwa benda yang kita bawa dilarang untuk dibawa masuk. Seperti turis asal Malaysia ini misalnya.
Dilansir dari World of Buzz, seorang turis yang bernama Tan (bukan nama sebenarnya) membagikan pengalamannya saat liburan ke Kaohsiung, Taiwan dengan teman-temannya.
Saat itu, tepat sebelum boarding, Tan dan temannya membeli 2 onigiri ayam dan 2 onigiri ikan untuk dimakan di pesawat.
Namun, Tan dan teman-temannya malah lupa memakan onigiri tersebut kemudian memasukkannya ke dalam tas.
Bahkan, saat pemeriksaan imigrasi dan bea cukai, mereka pun mengantre di barisan ''nothing to declare'' karena benar-benar lupa akan keberadaan onigiri tersebut.
Di luar dugaan, onigiri tersebut ternyata membawa masalah saat tas milik Tan diperiksa petugas.
Hal ini dikarenakan Taiwan tengah mengetatkan peraturan mereka soal membawa masuk segala macam produk daging, buah, dan bahkan sayuran. Diketahui, aturan ini ada untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan flu babi Afrika.
Akibat onigiri isi daging ayam yang tak sengaja dibawanya, Tan dan teman-temannya pun harus membayar denda 30.000 NT atau 13,8 juta rupiah.
Baca Juga: Di Jerman, Orang Tua yang Tidak Imunisasi Anak Bisa Kena Denda
Jumlah ini masih lebih sedikit dibandingkan denda untuk daging babi, yang bisa mencapai 1 juta NT atau 461 juta.
Di sisi lain, Tan sendiri mengatakan bahwa leaflet yang diterimanya saat hendak melewati imigrasi hanya menyebutkan pelarangan daging babi. Selain itu, maskapai yang ditumpanginya juga tidak mengumumkan barang-barang apa saja yang dilarang dibawa masuk.
Wah, bagi kamu yang punya rencana ke Taiwan, hati-hatilah saat membawa produk makanan agar tidak terkenal denda jutaan rupiah seperti ini.
Berita Terkait
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang
-
KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sepatu Versatile seperti Apa? Ini 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya
-
Vitalis Eau de Royale Couture Wangi Apa? Parfum Minimarket yang Dipuji Elegan
-
Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan
-
6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026
-
Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya
-
3 Rekomendasi Parfum Vanilla Lokal yang Tidak Bikin Eneg: Wangi Elegan, Cocok untuk Harian
-
Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?
-
Kini Dikenakan Pajak, Segini Harga Langganan Strava 2026
-
3 Liptint Lokal Alternatif Dior yang Tahan Lama 12 Jam, Intip Harga dan Review Pengguna