"Bisa dibilang ini inovasi henna art. Lebih awet. Warnanya pun lebih ngejreng," ujar ibu dua anak ini.
Lia berharap, produk BeCulture bisa membahagiakan orang-orang yang memakainya. Melalui workshop, dia juga ingin mengajak perempuan, terlebih para ibu muda yang tidak bekerja di luar rumah, untuk tetap berkarya dan mengembangkan diri.
Lia sendiri menyenangi doodle sejak kecil. Namun, henna art yang kemudian dia modifikasi menjadi henna doodle itu diakui dipelajari secara otodidak. Dia pun tak menyangka jika hal tersebut kemudian menjadi ladangnya berkarya seperti sekarang.
Dalam kegiatan ini, banyak anggota merupakan kalangan ibu-ibu muda dan ibu rumah tangga.
"Kita buktikan, jadi emak-emak punya anak juga tetap bisa berkarya. We have to motivate our self, untuk tetap kreatif dan inovatif," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
Frame 50 Pas untuk Tinggi Badan Berapa? Ini 5 Rekomendasi Road Bike yang Cocok dan Anti Cedera
-
5 Pilihan Sunscreen Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Jadi Glowing
-
Kumpulan Promo Imlek 2026 dari Makanan, Hotel hingga Tempat Hiburan