-
Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan KPK terkait dugaan korupsi kuota haji.
-
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang pada periode 2005-2010.
-
Gus Yaqut merupakan mantan Ketua Umum GP Ansor dan Anggota DPR.
Suara.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kembali ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah tahanan (rutan) pada 24 Maret 2026.
Penahanan Yaqut Cholil Qoumas ini merupakan kelanjutan dari statusnya sebagai tersangka sejak 9 Januari 2026 terkait dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tahun 2023-2024.
Gus Yaqut diduga terlibat dalam pengondisian aturan kuota haji yang saat ini tengah dalam proses penghitungan kerugian negara.
Di balik kasus korupsinya yang sedang menjadi sorotan, banyak orang penasaran jabatan Yaqut Cholil Qoumas sebelum menjadi menteri agama apa saja.
Berikut ini, rekam jejak Yaqut Cholil Qoumas sebelum menjadi Menteri Agama:
Garis Keturunan Tokoh Besar NU
Lahir di Rembang, 4 Januari 1975, Gus Yaqut tumbuh di lingkungan pesantren yang kental. Ia merupakan putra dari KH Muhammad Cholil Bisri, salah satu tokoh kunci sekaligus pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Darah organisasi mengalir deras di tubuhnya. Ia juga merupakan saudara kandung dari KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Ketua Umum PBNU.
Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Sosiologi.
Baca Juga: Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
Menjabat Wakil Bupati di Usia Muda
Karier politik praktis Gus Yaqut dimulai di tanah kelahirannya, Rembang. Pada tahun 2004, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Rembang.
Namun, tak butuh waktu lama baginya untuk naik takhta.
Pada Pilkada 2005, ia maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Moch Salim.
Pasangan ini berhasil menang dan Gus Yaqut pun menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang periode 2005–2010 di usianya yang masih sangat muda.
Nakhoda GP Ansor
Berita Terkait
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi
-
Sindiran Satire ke KPK, Panen Penghargaan Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman