Suara.com - Momentum setelah Lebaran sering dimanfaatkan untuk kembali memperkuat ibadah, salah satunya dengan puasa Syawal selama enam hari. Namun, di tengah padatnya jadwal dan rutinitas, muncul pertanyaan tentang pelaksanaannya. Lantas, bolehkah puasa Syawal tiga hari saja?
Puasa Syawal memang dikenal memiliki keutamaan besar, bahkan disebut setara dengan puasa satu tahun penuh jika dilakukan selama enam hari.
Namun, tidak semua orang mampu menjalankannya secara penuh. Agar tidak keliru, penting untuk memahami bagaimana hukum, keutamaan, serta panduan pelaksanaan puasa Syawal.
Keutamaan Puasa Syawal
Puasa Syawal memiliki banyak keistimewaan yang membuatnya sangat dianjurkan untuk dilakukan, di antaranya:
1. Pahala seperti puasa satu tahun penuh
Puasa Syawal selama enam hari, jika digabungkan dengan puasa Ramadan, akan mendapatkan pahala seperti berpuasa selama satu tahun. Hal ini karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Jadi, total pahala dari Ramadan dan Syawal setara dengan 360 hari.
2. Menyempurnakan kekurangan puasa Ramadan
Selama menjalankan puasa Ramadan, mungkin ada kekurangan yang tidak kita sadari, seperti kurang fokus atau melakukan hal yang mengurangi pahala. Puasa Syawal membantu melengkapi dan menyempurnakan kekurangan tersebut.
3. Tanda diterimanya amal ibadah
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
Salah satu tanda ibadah Ramadan diterima adalah adanya keinginan untuk terus berbuat baik setelahnya. Puasa Syawal bisa menjadi bentuk kelanjutan dari semangat ibadah tersebut.
4. Melatih konsistensi dalam beribadah
Setelah Ramadan berakhir, semangat ibadah sering menurun. Puasa Syawal membantu menjaga kebiasaan baik agar tetap istiqamah di bulan-bulan berikutnya.
5. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Melaksanakan amalan sunnah seperti puasa Syawal adalah salah satu cara untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas spiritual.
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja?
Puasa Syawal termasuk ibadah sunnah, sehingga tidak wajib dilakukan secara penuh enam hari. Jika hanya mampu menjalankan tiga hari, maka puasanya tetap sah dan tetap mendapatkan pahala sebagai puasa sunnah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
-
Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
-
Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket
-
7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?